Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Biro Perjalanan Inbound Diminta Gali Pasar Potensial

Bali Tribune / Tjok Bagus Pemayun

balitribune.co.id | DenpasarKepala Dinas Pariwisata Daerah Bali minta semua pelaku pariwisata bekerjasama memanfaatkan peluang melakukan yang terbaik untuk Bali. Pasalnya saat ini Pulau Dewata mulai didatangi turis asing dari berbagai negara pasca-pandemi Covid-19. Sejumlah kelonggaran yang diberlakukan Pemerintah Indonesia menjadi 'pemantik' untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke pulau ini.  

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjok Bagus Pemayun dalam siaran persnya, Selasa (22/3) menyampaikan, ketika pemerintah telah memberi peluang dengan membuat kebijakan yang mempermudah wisatawan untuk datang ke Bali yaitu pemberlakuan Visa on Arrival sudah mencakup 42 negara sesuai SE Kemenkum HAM Nomor IMI-0532.GR.01.01 Tahun 2022 dan kebijakan tanpa karantina membuat wisatawan lebih leluasa untuk berlibur di Bali.  

"Lakukan promosi bersama-sama sebaik-baiknya, dengan tetap menjaga citra pariwisata budaya Bali sesuai komitmen kita bersama. Sebagai asosiasi biro perjalanan yang khusus menangani wisatawan yang masuk ke Bali (Inbound Tourist) harus bertanggungjawab dan duduk paling depan untuk mendatangkan wisatawan ke Bali, karena itu memang sudah sesuai tugas dan keahliannya," katanya.  

Tjok Bagus menyampaikan, saat ini kondisi Covid-19 di Bali sudah bisa dibilang sangat landai karena angka terkonfirmasi positif harian sudah sangat rendah hanya dua digit. Selain itu masyarakat Bali juga sudah memiliki kekebalan komunal yang cukup tinggi dan dibuktikan dengan angka vaksinasi saat ini sudah mencapai 105% untuk vaksin pertama, 95% untuk vaksin kedua dan vaksin ketiga sudah mencapai 41,92%. "Untuk usaha pariwisata juga sudah tersertifikasi CHSE, ada tercatat 1384 akomodasi sudah bersertifikat CHSE, jadi Bali saat ini sudah bisa dikatakan aman," sebut Tjok Bagus.  

Ia pun minta asosiasi khusus wisatawan Inbound agar terus mencari pasar-pasar potensial, jangan hanya berpromosi untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Namun tetap harus bisa membaca peluang, menganalisa kondisi Outbound serta melihat kondisi perekonomian negara-negara yang ada di dunia. "Contohnya dulu pemerintah melakukan promosi ke India, justru ditertawakan, tapi sekarang India menjadi pasar nomor 3 setelah Australia dan China,” tegasnya.

Ketua DPP Indonesia Inbound Tourism Association (IINTOA), Paul Edmundus Tallo menyatakan tujuan dibentuknya IINTOA agar biro perjalanan wisata yang menangani wisatawan Inbound bisa berada dalam satu wadah khusus. "Keberadaan biro perjalanan Inbound inilah yang sebenarnya banyak mendatangkan sekaligus menangani wisatawan yang masuk ke Indonesia atau ke Bali," jelasnya. 

Menurut Ketua DPD IINTOA Bali, Wisnu Arimbawa, saat ini DPD IINTOA Bali sudah beranggotakan 104 biro perjalanan, sedangkan di tingkat nasional jumlahnya sudah mencapai 248 biro perjalanan. Ia juga menyampaikan bahwa untuk event G20 nanti, IINTOA merupakan asosiasi yang secara resmi ditugaskan menangani para tamu peserta G20.

Ia berharap selalu ada komunikasi yang intensif antara pemerintah dengan pelaku pariwisata khususnya biro perjalanan wisata, karena yang pertama berhadapan di lapangan baik dengan wisatawan maupun dengan pemerintah adalah biro perjalanan wisata. “Contohnya ketika ada perubahan harga tiket masuk DTW, yang pertama merasakan adalah biro perjalanan, maka dari itu dimohon komunikasi selalu dilakukan sebelum terjadi perubahan kebijakan atau peraturan yang berkaitan dengan pariwisata," pintanya. 

wartawan
YUE

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Gelar Puncak Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan Tahun 2026. Upacara sakral yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026), dihadiri langsung Bupati Tabanan I Komang Sanjaya beserta Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, beserta Istri, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.