Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Blahbatuh Siap Jadi Ubud Kedua

pariwisata
SIAP - Bangsawan Asia siap berinvestasi untuk pengembangan Pariwisata di Blahbatuh, Gianyar.

BALI TRIBUNE  - Puri Ageng Blahbatuh, Senin (39/5) malam, kedatangan sejumlah tamu istimewa dari beberapa negara tentagga, serangkaian acara makan malam bersama. Pada kesempatan ini, bangsawan asal Singapura, Malaysia, Tiongkok serta investor lainnya, melirik  Blahbatuh sebagai destinasi pariwisata, sebagai  Ubud kedua dengan kemasan berbeda.

Pada acara makam malam itu, hadir Dato Li Beijing, Dato Lee Keh li, Dato Fang Qing, Dato Cai Chunxu, serta invsetor dari perusahan ternama dari negara-nagara tetangga. Para bangsawan ini disematkan tanda penghormatan dari keluarga besar Puri Ageng Blahbatuh, oleh Palinggir Puri, AA Alit Kakarsana. Selanjutnya, disuguhkan dengan tabuh dan tari olah seniman Blahabatuh.

Rombongan tamu-tamu istimewa ini juga berkesempatan berkeliling di areal Puri Ageng Blahbatuah seluas empat hektar tersebut. Mereka sangat menikmati suasana Puri yang masih mencerminkan suasana kerajaan tempoe doloe dengan vibrasi spiritualnya. Kemudian dilanjtkadnegan akan malam bersama diringai musik etnis dari seniman muda Blahbaruh.

Penglingsir Puri Blahbatuh, Anak Agung Alit Kakarsanam mengungkapkan, kehadiran tamu istimewa ini merupakan salah staua upaya untuk memperkenal Blahbatuh sebagai destinasi wisata.  “Dengan dukungan semua komponen di Blahbatuh,  kami sangat  serius mengembangkan destinasi wisata. Kebetulan, sebagai pusat atau centralnya pariwisata di Kecamatan Blahbatuh ini adalah di Puri  Ageng Blahbatuh,” ungkapnya.

Lanjutnya, pengembangan wisata di Puri Blahbatuh adalah untuk memberikan alternative baru kepada wisatawan. Terlebih,  Ubud  kini mulai menuai kendala, khususnya kemacetan yang sangat mempengaruhi aktivitas keperiwisataan. Sehingga dengan pengembangan pariwisata di bumi Kebo iwa itu, diyakini Blahbatuh akan menjadi Ubud kedua dengan konsep dan kemasan yang berbeda.

Terlebih lagi, Blahbatuh juga  memiliki potensi pariwisata dan sudah mendapat sambutan dari wisatawan. Sebagai potensi yang dimiliki Puri Blahbatuh sendiri adalah obyek Puri sendiri yang luasnya sekitar 4 hektar yang terdiri dari beberapa bagian puri. Disamping itu, di dalam puri juga terdapat benda sacral seperti Topeng Gajah Mada serta Topeng Kebo Iwa. Sedangkan daya dukung pariwisata tersebut adalah Air Terjun Srogsogan, Pasar Yadnya, hamparan sawah seluas 250 hektar, pusat ukiran kayu, kerajinan bamboo, sanggar tari Barong dan Tari lainnya. “Blue print pariwisata Blahbatuh sudah kita susun, utamanya bagaimana agar masyarakat luas bisa terlibat dalam pengembangan pariwisata ini,” jelasnya.

Seiring dengan pengembangan pariwisata di Blahbatuh, pihaknya akan  terus mengundang investor pariwisata untuk ikut mengembangkan pariwisata di wilayahnya. Dengan hadirnya investor Asia ini, diharapkan pengembangan pariwisata di Blahbatuh bisa lebih cepat dan bisa mendatangkan wisatawan dari negeri asalnya. “Saya sangat senang, karena para investor ini menyatakan keseriusannya  untuk menanamkan modalnya di Blahbatuh. Kami yakin, Blahbatuh sebagai detinasi wisata, akan  semakin wisatawan mancanegara,” pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.