Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1033

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1034

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1035

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1038

Warning: ini_set(): Session ini settings cannot be changed after headers have already been sent in /var/www/html/docroot/core/lib/Drupal/Core/DrupalKernel.php on line 1040
BLH Uji Emisi 2.000 Kendaraan Bermotor | Bali Tribune
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BLH Uji Emisi 2.000 Kendaraan Bermotor

Petugas BLH Denpasar bekerjasama dengan Dishub saat melakukan uji emisi kendaraan bermotor di Lapangan Sesetan, Selasa (26/4)

Denpasar, Bali Tribune

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Denpasar melakukan kegiatan uji emisi kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat di empat kecamatan di Denpasar, Selasa (26/4) kemarin. Dalam uji emisi yang dilakukan secara gratis ini, BLH menargetkan melakukan uji emisi sekitar 2000 kendaraan.

Kepala BLH Kota Denpasar Anak Agung Bagus Sudharsana, mengatakan, uji emisi ini dalam rangka memperingati Hari Bumi dan Hari Lingkungan Hidup. Untuk lokasi yang dipilih untuk dilakukan uji emisi yakni di empat kawasan, dimulai dari Lapangan Sesetan dilanjutkan di Jalan Puputan Renon, di Jalan Mulawarman dan terakhir di Jalan Teuku Umar Barat.

"Uji emisi dilakukan random sapling yang dilakukan di empat kecamatan mengingat kendaraan memiliki potensi untuk melakukan pencemaran," kata Sudharsana, disela-sela uji emisi di Lapangan Sesetan, kemarin.

Dikatakan Sudharsana, uji emisi ini bertujan untuk mengendalikan pencemaran udara oleh kendaraan bermotor. Setelah melalui uji emisi diharapakan gas buang dari kendaraan bermotor tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia.

"Untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan bermotor yang tidak lulus uji emisi, kami telah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan. Dari Dinas Perhubungan langsung melakukan pengawasan terhadap kendaraan bermotor yang bermasalah dalam gas buang tersebut," katanya.

Terkait dengan batas ambang lolos uji emisi, dia menerangkan untuk mobil injeksi ambang batas CO2 3,5 persen, AC 300 PPM, CO2 minimal 12 persen, O2 2 persen, dan lambda mesin 97-1,03. Dengan ambang batas tersebut tidak selalu kendaraan yang lolos uji emisi merupakan kendaraan baru saja, juga kendaraan yang usianya sudah tua. "Kendaraan yang tidak lolos maupun lolos ini tidak berdasarkan umur kendaraan tetapi tergantung dari perawatannya," ujarnya.

Ditambahkannya, selain melakukan uji emisi terhadap kendaraan  bermotor, pihaknya juga akan melakukan uji emisi di sejumlah tempat yang berpotensi juga menimbulkan pencemaran udara, seperti pada sekolah maupun kantor yang menggunakan mesin."Setelah ini kami juga akan menyasar kantor dan sekolah-sekolah yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara," katanya.

Sementara itu, uji emisi yang digelar BLH Denpasar ini disambut baik oleh warga. Warga menilai uji emisi ini bagus untuk mewujudkan udara bersih dan membantu mencegah pemanasan global. "Saya selaku masyarakat sangat setuju sekali bila dilaksanakan uji emisi seperti sekarang ini. Uji emisi sangat bagus disamping untuk mewujudkan udara bersih juga membantu mencegah pemanasan global," kata Gusti Made Jiwayasa.

Hal senada disampaikan Made Dharma asal Denpasar yang mengatakan uji emisi ini sangat bagus untuk mencegah pencemaran udara. Mengingat sekarang ini jumlah kendaraan bermotor makin hari semakin bertambah tentunya akan mempengaruhi kualitas udara. "Untuk itu, uji emisi ini sangat tepat sekali sehingga masyarakat mengetahui kadar gas buang kendaraan yang dimilikinya," ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Siapkan Penataan Besar Kawasan Kuta, Mulai dari Trotoar 4 Meter hingga Transportasi Listrik

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai menyiapkan penataan besar-besaran kawasan Kuta sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata Bali.

 Penataan tersebut meliputi pelebaran trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah, penyediaan kantong parkir hingga pengembangan transportasi publik berbasis listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.