Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bobol Sesari Pura, Siswi ini Ngaku untuk Bayar SPP

Bali Tribune / Siswi pencuri sesari saat didatangj petugas kepolisian di rumahnya (ist)

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak butuh waktu lama, identitas gadis ramaja pembobol kotak sesari di Pura Dalem Banjar Pujung, Sebatu, Tegallalang langsug terungkap. Saat didatangi petugas Polsek Tegallalang di rumahnya, Pelaku yang merupakan Siswa SMK asal  Desa Kenderan, Tegallalang inipun mengakui perbuatannya. Ironisnya, Gadis 15 tahun ini mengaku nekat mencuri untuk bayar SPP di Sekolah.

Pengungkapan ini berawal dari  penelusuran ke SMK sesuai seragam yang digunakan pelaku saat beraksi. Pihak sekolah pun menerangkan jika  pada hari Senin (20/6) lalu, memang ada beberapa siswa masuk ke sekolah dalam rangka extra Pramuka. Penelusuran pun mengerucut ke siswa yang masuk hari itu. Hingga akhirnya identitas pelaku pun terungkap. 

"Setelah diketahui identitasnya, tim Opsnal langsung menuju rumah siswi di Desa Kenderan, Tegallalang,” ujar Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita, Rabu (22/6).

Hingga di kediaman pelaku, unit opsnal langsung menemui yang bersangkutan dan langsung melakukan interogasi secara mendalam terkait dengan kasus pencurian sesari. Siswi itu mengakui perbuatannya dengan nada penyesalan. 

“Gadis ini mengakui perbuatannya mengambil uang sesari yang ada di kotak kaca pura dalem dengan cara memecahkan kaca kotak sesari,” terang Kapolsek.

Dikatakan lebih lanjut, uang curian itu untuk membayar SPP. Sebab siswi itu diduga menunggak uang sekolah.
Uang curian yang diambil berupa beberapa pecahan. Yakni pecahan Rp 50.000; pecahan Rp 20.000; pecahan Rp 10.000; pecahan Rp 5000, masing-masing sebanyak 1 lembar. Sisanya pecahan Rp 2.000.

Sudita menambahkan, usai mengambil sesari di kotak kaca, siswi itu langsung naik motor Honda Scoopy.  Selanjutnya pelaku langsung menuju ke sekolah untuk maksud membayar tunggakan SPP.

Selanjutnya, pelaku dibawa  unit opsnal  ke Polsek Tegallalang guna melakukan proses penyidikan.  Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian olah raga warna biru muda kombinasi biru tua, rok hitam, topi hitam, tas warna putih dan sepatu serta motor.

Sebelumnya diberitakan, rekaman CCTV di pura merekam seorang perempuan berseragam sekolah masuk pura Dalem pada Senin (20/6) pukul 12.24 WITA. Dia kemudian mengambil kotak sesari. Oleh saksi, diawali melihat ceceran pecahan kaca. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke polisi.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.