Bobol Toko di Singapadu, Udin Terekam CCTV | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 20 Oktober 2020
Diposting : 28 August 2020 00:20
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune/DIAMANKAN - Pelaku Pembobol Toko diamankn di Mapolsek Sukawati.
Balitribune.co.id | Gianyar - Berulangkali tokonya diobok-obok pencuri, Nyoman Agus Ardiana, warga Desa Singapadu, Sukawati, Gianyar, akhirnya  merasa lega, menyusul pengungkapan pelaku yang kini sudah ditangkap oleh jajaran Polsek Sukawati. Pelakunya, Zainuddin alias Udin yang sudah teridentifikasi melalui rekaman CCTV, langsung ditangkap beberapa jam setelah dilaporkan.
 
 
Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu A.A Gde Alit Sudarma dikonfirmasi, Kamis (27/8), membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati. Kini pelaku dengan puluhan barang bukti diamankan di Mapolsek Sukawati. "Pelaku ditangkap pada Selasa sore sekitar pukul 17,30 Wita di kos tempat tinggalnya," ucap perwira energik ini.
 
Disebutkan, pengungkapan ini berawal dari laporan korban  pada Selasa pagi sekitar pukul 10.00 Wita, bahwa terjadi pencurian di toko Arjuna Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati. Dikatakan saat melakukan aksinya pelaku 32 tahun itu terkam CCTV. Berbekal rekaman CCTV itu, polisi dengan cepat melakukan penyelidikan di seputaran TKP. “Kami  juga menggali informasi dari keterangan warga sekitar, terkait ciri-ciri pelaku sesuai rekaman CCTV itu. Sampai akhirnya diketahui pelaku merupakan seorang pedagang, yang tinggal di sebuah kosan tidak jauh dari lokasi pencurian,” terangnya.
 
Penangkapan lagsung dilakukan Selasa sore. Pelaku bertubuh mungil ini tidak mampu melawan saat didatangi sejumlah polisi berbadan kekar. "Pelaku tidak melawan saat kami tangkap," imbuh Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu A.A Gde Alit Sudarma.
 
Saat dilakukan penggeledahan di kamar kos itu, polisi berhasil menemukan barang bukti curian. Berupa puluhan bungkus rokok berbagai merk, dan barang berharga lainya yang dicuri dari toko Arjuna milik korban. "Pelaku lantas kami giring ke Mapolsek Sukawati untuk diintrogasi," tegasnya.
 
Dibeberkan, hasil pemeriksaan pelaku Udin ternyata sudah empat kali melakukan pencurian di toko tersebut dalam sebulan ini. Bermula dari aksi pencurian pada 18, 20, 22 dan terakhir 25 Agustus kemarin. Modusnya, pelaku melakukan aksi dengan membobol plapon pada toilet toko tersebut. Setelah berhasil masuk ia lantas menggasak sejumlah barang berharga di toko itu. "Pelaku beraksi saat malam, saat toko itu sudah tutup," tandasnya.