Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bocah 8 Tahun Tewas di Kolam Renang Taman Wisata Luwih

Bali Tribune / TKP - Petugas melakukan olah TKP tewasnya GMNB di Kolam Renang Taman Wisata Luwih, di Banjar Dinas Batuaji Kelod, Kerambitam, Tabanan, Sabtu (22/4).
balitribune.co.id | Tabanan – Nasib naas dialami GMNB usia 8 tahun. Bocah asal Denpasar ini ditemukan tewas mengambang oleh ibu kandungnya, NPNS (43), di Kolam Renang Taman Wisata Luwih, di Banjar Dinas Batuaji Kelod, Kerambitam, Tabanan, Sabtu (22/4).
 
Dari informasi yang dihimpun Bali Tribune pada Minggu (23/4), awalnya ibu kandung dari korban NPNS sekitar pukul 10.00 WITA bersama korban, melakukan reuni dengan teman-teman SMA di kolam tersebut.
 
Dalam acara itu, NPNS langsung bergabung dan berbincang-bincang bersama temannya yang lain, sedangkan anaknya langsung menuju kolam anak-anak tanpa ada yang menemani berenang.
 
Pada saat NPNS sedang mengobrol kepada temannya, datang pemilik tempat mengajaknya dan teman yang lainnya pindah ke depan, atau sebelah barat TKP. Saat akan pindah, NPNS teringat akan anaknya yang sedang berenang. Sayangnya, dia tidak melihat anaknya sudah tidak ada di kolam renang anak-anak.
 
Pencarian pun dilakukan, dan akhrinya sang ibu menemukan anaknya mengapung di kolam renang dewasa. Sang ibu pun langsung berteriak minta pertolongan kepada pemilik kolam. Sang pemilik yang panik langsung loncat ke kolam untuk memberikan pertolongan kepada korban. Bahkan, sempat memberikan napas bantuan dan sempat membalikan tubuh korban untuk mengeluarkan air dari tubuh korban.
 
Sayangnya, korban masih juga tidak sadarkan diri, sehingga ibu kandung korban langsung melarikan korban ke RSU Wisma Prasanti guna pertolongan lebih lanjut. Setibanya di rumah sakit, korban langsung diberikan tindakan pertolongan RJP sebanyak 5 siklus, namun tidak ada napas sepontan, serta nadi tidak teraba.
 
Hasil pemeriksaan, dokter menyebutkan bahwa nadi korban tidak teraba, tensi tidak terukur, pernafasan 0, pergerakan dada tidak ada, kulit pucat serta kebiruan, tangan dan kaki sudah dingin, dan pupil mata korban melebar maksimal.
 
Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Nyoman Subagia membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian yang dialami korban dan menolak untuk dilakukan otopsi.
 
“Diduga korban murni tenggelam di kolam renang, karena akibat dari kelalaian atau kurang pengawasan dari ortuanya sendiri,” singkatnya. 
wartawan
JIN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.