Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Body Painting PNDF 2018 Libatkan Mahasiswa Mancanegara

TUBUH - Seni melukis pada tubuh saat ajang Pesona Nusa Dua Fiesta 2018

BALI TRIBUNE - Meski event Pesona Nusa Dua Fiesta (PNDF) ke-22 digelar cukup singkat hanya 2 hari yakni 28-29 September 2018, namun pengunjung tetap antusias menikmati perhelatan tahunan tersebut. Selain itu, partisipasi tenant pun cukup tinggi diikuti sinergi BUMN.  Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer saat penutupan PNDF 2018, Sabtu (29/9) di venue festival, Peninsula Nusa Dua, Badung mengatakan selain para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan BUMN, partisipasi pemerintah daerah Kabupaten Badung juga menjadi hal yang spesial pada event tahun ini.  "Bisa dibilang Nusa Dua Fiesta kali ini lebih lengkap, walaupun penyelenggaraan lebih singkat. Jika dulu festival ini digelar 5 hari, tapi sekarang 2 hari dengan lebih banyak partner yang masuk," katanya.  Disamping waktu kegiatan lebih singkat, bulan penyelenggaraannya tahun ini pun dimajukan ke September yang biasanya dihelat tiap Oktober. Hal itu mengingat, kawasan Nusa Dua akan menjadi venue perhelatan internasional Annual Meeting IMF-WBG 2018 pada Oktober ini. "Maka kita majukan agar gaung IMF mulai terasa dan sebagai event pemanasan IMF," ucap Mansoer.  Tidak ketinggalan, body painting atau seni melukis pada tubuh yang melibatkan puluhan mahasiswa dari mancanegara juga menyedot perhatian pengunjung PNDF.  Setelah penutupan PNDF, kegiatan dilanjutkan dengan sport tourism Mandiri Badung Night Run 2018 yang diikuti sekitar 3.000 perserta baik dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Hal tersebut kata dia menjadikan Nusa Dua Fiesta menjadi lebih berwarna dan menarik, karena ada unsur seni, budaya, entertainment, bazzar, hiburan, dan sport. Kedepannya hal itu akan tetap dipertahankan, sehingga Nusa Dua dan Badung bisa juga dikenal menjadi kawasan sport tourism. Tentunya ini akan kita tambahkan dengan daya dukung fasilitas pendukung kedepannya dan daya tarik kawasan," jelasnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.