Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPD Bali Konsen Bangkitkan Pariwisata Bali Melalui Strategi Reaktivasi Usaha

Bali Tribune / USAHA PARIWISATA - Webinar dengan tema “Strategi Reaktivasi Usaha Pariwisata di Area Bali Timur Pasca Covid-19” yang digelar BPD Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Mendukung kembali dunia pariwisata agar kembali bergeliat, Bank BPD Bali menyelenggarakan webinar dengan tema “Strategi Reaktivasi Usaha Pariwisata di Area Bali Timur Pasca Covid-19”.

“Penyelenggaraan webinar diharapkan dapat membantu memberikan pandangan bagi pelaku UMKM sektor pariwisata untuk mempersiapkan diri menghadapi tatanan bisnis pada era baru sehingga dapat menghidupkan kembali sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19 guna mendorong pertumbuhan perekonomian Bali “ kata I Nyoman Sudharma, SH, MH, Direktur Utama Bank BPD Bali, Kamis (13/8/2020).

“Kami sangat concern terhadap pelaku usaha pariwisata di Bali, khususnya UMKM, kami memahami bahwa untuk bertahan dalam kondisi Covid-19 ini tidaklah mudah untuk UMKM, banyak usaha yang berguguran, kami berharap selain memberikan kredit modal usaha maupun bantuan operasional lainnya dalam kondisi Covid-19 kepada UMKM sektor pariwisata, webinar ini dapat menjadi insight yang positif bagi UMKM sektor pariwisata,”  katanya lagi.

Pandemi Covid-19 menjadi pukulan keras bagi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali. Melihat hal tersebut tentunya Pemerintah Provinsi Bali tidak berdiam diri, setelah dengan berbagai persiapan dan dukungan langsung dari Pemerintah Pusat, pada tanggal 31 Juli 2020 pemerintah membuka kembali usaha sektor pariwisata di Bali untuk wisatawan domestik. Sebagai wajah dari pariwisata Indonesia, pembukaan usaha pariwisata dilaksanakan dengan ketat sesuai dengan protokol Tatanan Kehidupan Era Baru berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020. 

Pembukaan pariwisata Bali disambut positif oleh seluruh kalangan pelaku usaha pariwisata, walaupun pasti akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha pariwisata ditengah carut marutnya kondisi selama usaha ditutup.

Bank BPD Bali sebagai agen pembangunan di daerah selalu berupaya untuk mendorong terciptanya  percepatan perbaikan kondisi ekonomi ditengah pandemi Covid-19. Pemulihan pada Sektor Pariwisata merupakan langkah awal untuk menghidupkan kembali perekonomian Bali. Melalui semangat merah putih dengan menggandeng PHRI BPC Karangasem dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Bank BPD Bali menghadirkan narasumber di webinar kali ini dari praktisi ahli pariwisata I Ketut Swabawa, CHA, Ketua Bali Hotels Association Ricky Putra, CHA., I Made Ramia Adnyana,  Kepala Divisi Kredit IGA Citrawati, SE., dan Pjs Kabag Pengembangan Produk & Layanan E-Banking IA Made Denia Sari, SE., sert diikuti oleh UMKM pemilik usaha, pelaku usaha, manajer usaha di bidang akomodasi, restaurant, spa, transport, tourist informations, money changer, diving, obyek wisata, pokdarwis Kabupaten Karangasem dan Klungkung.

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.