Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB Dukung Germas

BPJS Kesehatan
SENAM PAGI - BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB bersama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se Wilayah Bali pada Sabtu (26/8), melaksanakan senam pagi di Pantai Sanur yang diikuti oleh 150 peserta.

BALI TRIBUNE - Dalam rangka dukungan BPJS Kesehatan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang berfokus pada upaya promotif preventif terutama terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), pada Sabtu (26/8), BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB bersama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se Wilayah Bali melaksanakan Senam Pagi di Pantai Sanur yang diikuti oleh 150 peserta.

GERMAS meliputi kegiatan: Melakukan aktifitas fisik, Mengonsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengonsumsi alkohol, Memeriksa kesehatan secara rutin, Membersihkan lingkungan, dan Menggunakan jamban. Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit.

Tiga kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, bisa dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Senam sehat yang dilaksanakan secara rutin merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh. BPJS Kesehatan sangat mendukung GERMAS melalui beberapa program promotif dan preventif, antara lain dengan senam sehat yang diadakan secara rutin oleh peserta JKN-KIS yang terdaftar sebagai peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di FKTP yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Selain senam juga ada kegiatan edukasi yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta Prolanis mengenai pola hidup sehat bagi peserta prolanis sehingga penderita penyakit kronis masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti layaknya orang yang sehat. Dari data kepesertaan, untuk wilayah Bali, Nusa tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Per 14 Agustus 2017, tercatat 10.325.153 jiwa penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Selain itu, terdapat total 1.461 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 663 Puskesmas, 469 Dokter Praktik Perorangan, 119 Praktik Gigi Perorangan, 205 Klinik Pratama, dan 5 RS D Pratama/Rumah bersalin/Balai pengobatan/setara.

Selain itu, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur juga telah bekerja sama dengan 113 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 113 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 8 Klinik Utama), 55 Apotek, serta 61 Optik. BPJS Kesehatan secara rutin selalau mensosialisasikan upaya promotif preventif untuk turut mendukung GERMAS, dengan harapan masyarakat sadar untuk menjaga kesehatan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati.

Selain itu juga selalu disosialisasikan kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN agar segera mendaftar, karena biaya yang dibutuhkan ketika sakit tidak bisa diprediksi, sehingga jika jatuh sakit sudah ada perlindungan biayanya. Dan yang lebih penting lagi, bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS agar selalu menjaga kesehatan, sehingga bisa menjadi pahlawan bagi orang lain, karena iuran yang dibayar akan digunakan untuk membiayai peserta yang sakit.

wartawan
redaksi
Category

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.