Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BTPN Beri Kredit Usaha Bagi Pensiunan

PENSIUNAN - I Nyoman Sudira salah seorang pensiunan yang mendapatkan fasilitas kredit usaha dari BTPN juga pengusaha kain endek dan songket saat memperlihatkan hasil kerajinannya

BALI TRIBUNE - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) saat ini fokus dan konsisten melayani masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk para pensiunan dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satu bank swasta ini meyakini pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pendampingan terhadap para nasabah.  Regional Head BTPN Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Ainu Rofik mengakui dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, BTPN melakukan inovasi melalui berbagai produk serta layanan berbasis digital yang fokus untuk memenuhi kebutuhan nasabah, sehingga layanan tersebut dapat diakses kapan dan di mana saja. ”Inovasi digital merupakan bentuk antisipasi kami terhadap perubahan ekspektasi dan persepsi masayarakat yang menginginkan pelayanan bank yang cepat, mudah, tapi aman," katanya di Denpasar, Selasa (2/10). Menurutnya, selain berinovasi, BTPN juga bertransformasi dengan mengubah konsep pelayanan nasabah yang bukan lagi bank-centric, melainkan customer-centric. ”Kami memberikan alternative channel yang lebih berfokus kepada customer. Kantor cabang juga lebih terintegrasi, tidak lagi tersegmentasi berdasarkan unit bisnis,” imbuh Ainu.  Meski gencar berinovasi dan bertransformasi, BTPN tetap memberikan pemberdayaan dan pendampingan kepada para pensiunan. Khusus bagi nasabah pensiunan, dengan bekal pengalaman melayani para purna bakti selama lebih dari 60 tahun, BTPN memahami bahwa para pensiunan tidak hanya membutuhkan layanan jasa keuangan yang cepat dan mudah, juga memiliki kebutuhan lain yakni untuk tetap hidup sehat, sejahtera dan berdaya. “Pemberdayaan ini juga kami lakukan bagi para pekerja aktif yang mendekati masa pensiun," terang Ainu.  Berkaitan kegiatan pemberdayaan tersebut, BTPN Purna Bakti mengajak para nasabahnya menambah pengetahuan dan memeriksakan kesehatan secara rutin. Setelah memasuki masa pensiun, lansia tidak banyak memiliki kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik, baik disebabkan oleh kemampuan fisik yang menurun atau keterbatasan waktu dan teman. Untuk memperluas jangkauan pemberdayaan dan meningkatkan jumlah penerima manfaat daya, BTPN memperkenalkan Daya.id sehingga pemberdayaan dapat dilakukan secara digital. Direktorat Daya BTPN Regional Jawa Timur, Syahrul Maulana mengatakan jika pemberdayaan ini dibentuk khusus untuk pemberdayaan para pensiunan atau disebut daya tumbuh usaha. Dijelaskannya, daya tumbuh usaha ini terdiri dari tiga pilar diantaranya pertama, daya sehat sejahtera. Kedua yakni daya tumbuh usaha. Ketiga, memberdayakan semua pensiunan dengan mewadahi pendanaan, fasilitas dan disupport untuk melakukan kegiatan. "Kita memang fokus pada pensiunan yang berwirausaha," tambah Syahrul.  Pada semester I tahun 2018 BTPN telah menyalurkan kredit untuk para pensiunan di Bali yang melakukan aktivitas usaha sebesar Rp 570 miliar. Pemberian kredit ini pun berdasarkan ketentuan usia yang tidak lebih dari 75 tahun. Pinjaman yang diberikan kepada para pensiunan mulai Rp 2 juta sampai Rp 300 juta. Sedangkan karakteristik para pensiunan di Bali cenderung berbeda dengan daerah lainnya. "Pensiunan di Bali sebagian besar usahanya bergerak di industri pariwisata," terangnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.