Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Budidaya Koi, Dinas PKP Lakukan Pengadaan Bibit

Bali Tribune/ Kepala Dinas PKP Bangli I Made Alit Parwata.



balitribune.co.id | Bangli - Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli akan melakukan pengadaan bibit ikan koi. Koi akan dikembangkan di alai Benih Ikan (BBI) Serokadan di Desa Abuan, Kecamatan Susut. Selain koi dilakukan pula pengadaan bibit ikan mas dan lele. Pengembangan koi dan ikan lainnya untuk meningkatkan klasifikasi atau jenis ikan yang dibudidayakan di BBI.

Kepala Dinas PKP Bangli, I Made Alit Parwata mengatakan selama ini BBI hanya mengembangkan ikan konsumsi seperti ikan nila. Melihat pangsa pasar yakni  cukup banyak permintaan diluar ikan nila, maka dilakukan budidaya beberpa jenis iakan salah satunya ikan koi. "Minat terhadap ikan koi cukup tinggi, selain itu banyak juga komunitas koi di Bangli," jelasnya, Senin (28/3/2033).

Kata mantan Kepala Dinas Perijinan untuk budidaya koi akan dilakukan pengadaan tahun ini. Yang mana untuk pengadaan indukan dialoksikan anggaran Rp 25 juta untukdua paket. Satu paket  berisikan 6 ekor jantan dan 3 ekor betina dengan ukuran 40 centimeter. Sedangkan untuk ikan mas pengadaan sebanyak 40 kilogram dengan anggaran Rp 12 Juta. Serta ikan lele sebanyak 6 paket dengan nilai Rp 2,5 juta. "Saat ini BBI Serokadan diisi ikan nila. Nantinya nila akan dialihkan ke BBI Sidembunut sehingga BBI Serokadan khusus untuk pengembangan Koi, ikan mas maupun lele," sebutnya.

Lebih lanjut untuk pengadaan indukan nantinya dilakukan dengan cara pengadaan langsung. Namun demikian untuk ikan harus memenuhpersyaratan. Akan ada sertifikat dari Balai Besar Perikaan Budidaya Air Tawar (BBPAT) Sukabumi. "Ikan-ikan tersebut harus telah bersertifikat. Akan dilakukan pemeriksaan untuk menjamin kwalitas ikan,” tegasnya.

wartawan
SAM
Category

Komisi II DPRD Buleleng Evaluasi TPS3R, Dorong Desa Optimalkan Pengelolaan Sampah

balitribune.co.id I Singaraja - Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait evaluasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Buleleng. Rapat berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (19/5/2026), dengan menghadirkan Dinas PUPRPerkim, Dinas Lingkungan Hidup, para camat, serta perwakilan perbekel se-Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Gajah Mada Ditata, Ratusan Pedagang Pasar Senggol Direlokasi Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menuntaskan persiapan tempat sementara bagi 181 pedagang Pasar Senggol di kawasan Gedung Kesenian I Ketut Maria. Relokasi ini dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Mei 2026 mendatang sebagai langkah awal rencana penataan Jalan Gajah Mada. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (19/5/2026), tempat sementara bagi masing-masing pedagang sudah disiapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Permintaan SKKH Sapi Kurban Keluar Bali Lewat Tabanan Meningkat

balitribune.co.id I Tabanan - Permintaan SKKH atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan untuk ternak sapi di Dinas Pertanian (Distan) Tabanan meningkat jelang Idul Adha 2026. Permintaan catatan kesehatan ternak itu seiring meningkatnya jumlah pengiriman sapi Bali keluar pulau Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Soal Kasus Bukit Ser, LSM Genus Ultimatum Polres Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - LSM Gema Nusantara (Genus) mendesak Polres Buleleng segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat permohonan tanah negara di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Jika tidak ada perkembangan dalam waktu dekat, Genus mengancam akan menggelar aksi besar-besaran hingga melayangkan somasi kepada Kapolres Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rupiah Terus Melemah, PHRI Karangasem Khawatir Biaya Operasional Hotel dan Restoran Meningkat

balitribune.co.id I Amlapura - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang saat ini yang berada hingga ke level Rp. 17.700 per-Dolar, mulai mengundang kekhawatiran bagi dunia usaha utamanya di sektor pariwisata. Pasalnya, anjloknya nilai tukar rupiah tersebut akan memicu berbagai gejolak perekonomian termasuk di dunia industri pariwiata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.