Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buku Transcultural Expression Tahiti-Bali Menceritakan Karya Seniman

Bali Tribune/Philippe Augier bersama Konjen Tiongkok di Denpasar, Gou Hao Dong saat mejelaskan isi buku Transcultural Expression Tahiti-Bali
balitribune.co.id | Badung - Museum Pasifika sebagai satu-satunya Museum Seni Asia Pasifik terbesar di kawasan Asia Pasifik ini pada tahun 2013 telah meluncurkan sebuah buku tentang Raden Saleh, yang berjudul “Raden Saleh : The Beginning of Indonesian Modern Art". Tahun ini buku yang diIaunching di museum setempat, Nusa Dua, Badung, Jumat (22/3) adalah “Museum Pasifika :Transcultural Expression Tahiti-Bali".
 
Co-Founder Museum Pasifika, Philippe Augier mengatakan buku tersebut merupakan yang kedua diterbitkan oleh Museum Pasifika. Pada peluncuran itu tampak hadir Konjen Tiongkok di Denpasar, Gou Hao Dong beserta istri dan rombongan turis Tiongkok serta pengelola kawasan The Nusa Dua. 
 
"Buku setebal 260 halaman ini sebelumnya sudah pemah dilaunching di Kedutaan Indonesia di Perancis pada tanggal 23 November 2017 lalu dihadiri Dubes RI untuk Perancis Hotmangaraja Panjaitan," katanya. 
 
Menurut Philippe buku tersebut berisikan tentang beberapa karya seniman pada saat mereka berada di Tahiti. Beberapa seniman ini “mengikuti rekam jejak” Paul Gauguin yang berkunjung ke Tahiti sebelum pada akhirnya berkunjung ke Bali. Diantara beberapa seniman tersebut adalah Miguel Covarrubias (Meksiko), yang menulis buku tentang Bali ”The Island of Bali”, Andrien-Jean Le Mayeur (Belgia), dan Theo Meier. 
Dua pelukis terakhir bahkan menikah dengan wanita Bali selama mereka menetap di Pulau Seribu Pura ini. 
 
Acara peluncuran buku kali ini juga merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Museum Pasifika dan pihak Konsulat Tiongkok. Diharapkan nantinya dengan mengundang beberapa travel agents dari Tiongkok dan memperkenalkan museum-museum yang ada di Bali pada umumnya, dan Museum Pasifika khususnya akan dapat memberikan alternatif baru tujuan wisata bagi para pengunjung dari Negeri Tirai Bambu. "Tentunya akan makin mendongkrak angka kunjungan wisatawan dari Tiongkok untuk datang ke Bali," harapnya. yue
wartawan
Ayu Eka

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.