Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bunga Anggrek Nan Cantik Menghiasi Pesta Kesenian Bali

Bali Tribune/ Arya Sutri Ningsih: Gusti Ngurah Adi Wira Putra pemilik Damara Orchid


balitribune.co.id | Denpasar - Pesta Kesenian Bali (PKB) 2022 menyuguhkan keindahan bunga anggrek yang menyejukkan mata. Bunga anggrek yang cantik memiliki prospek yang bagus karena peminatnya yang cukup banyak.

Keistimewaan bunga anggrek adalah terletak pada jenis bunganya yang beragam dalam bentuk mahkota bunga serta warnanya dan sulit menjadi layu. Sehingga, tanaman ini memiliki ciri khusus daya tarik tersendiri.
 
Kadek Suparwata asal Singaraja salah seorang yang ikut berpartisipasi dalam pameran bunga anggrek di Pesta Kesenian Bali mengatakan, sudah 20 tahun berkecimpung di tanaman anggrek.
 
Kadek juga karyawan di Milo Baliorchids ini mengatakan saat ini banyak kaum muda yang sudah mulai menyukai bunga anggrek.
 
"Anak-anak muda sudah mulai banyak juga yang suka. Dulu kan hanya yang tua-tua saja, ibu-ibu biasanya. Sekarang sudah mulai lah anak-anak yang suka," ujarnya.
 
Keunikan dari bunga anggrek berada pada jenisnya yang beragam hingga jutaan. Harganya pun berkisar Rp30.000 sampai Rp50.000, tergantung dari jenis dan besar bunganya. Sejauh ini, jenis anggrek bulan paling tinggi peminat dan terlaris. Harganya pun dipatok Rp150.000 sampai Rp200.000 tergantung warnanya.
 
"Karena prospeknya bagus ya, jenisnya juga jutaan sampai tidak bisa disebutkan satu-satu. Biasanya yang paling sering dicari itu bunga anggrek bulan karna bunganya kan besar-besar itu menjadi terlihat cantik dan ramai peminatnya," ujar Kadek.
 
Kadek menuturkan, idealnya bunga anggrek mencapai 2 tahun baru bisa berbunga. Ini yang membuat anggrek berbeda dengan jenis bunga lainnya. Bahkan jenis bunga anggrek panda bisa mencapai 7 tahun lamanya untuk berbunga.
 
Di Pesta Kesenian Bali ini, Kadek merasa senang lantaran meraup untung hingga 40%.
 
Selain Milo Baliorchids, Damara Orchid juga ikut serta menghiasi pameran bunga anggrek di Pesta Kesenian Bali. Gusti Ngurah Adi Wira Putra asal Gianyar, pemilik dari Damara Orchid juga mengatakan hal yang sama mengenai prospek yang bagus dan tidak pernah turun peminat dari bunga anggrek. “Bunganya bagus dan spesialnya karena ada spesies baru.
 
bunga anggrek yang cantik nan indah itu biasanya dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah,” katanya.
 

Harga bunga anggrek di Damara Orchid dibandrol seharga Rp20.000 sampai Rp300.000 tergantung jenis dan warna bunga.

wartawan
M1
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.