Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buntut Ada Warga Miskin di Kerobokan Klod, Dewan Minta Disos Kroscek Ulang Warga Miskin

Warga miskin di Kerobokan Klod mendapat bantuan bedah rumah dari sejumlah pengusaha di Kuta Utara.

BALI TRIBUNE - Warga miskin ‘bobol’ status Kelurahan Kerobokan Klod sebagai wilayah bebas warga miskin. Terbukti, masih ditemukan ada warga kurang mampu di daerah yang diklaim nol persen dari penduduk miskin tersebut. Adalah Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra yang mengaku masih menemukan warga miskin di wilayah itu. Ia bahkan menyebut warga miskin ini sangat layak dibantu dengan kondisi rumah yang sangat sederhana. “Saya temukan sendiri keluarga  almarhum Wayan Suarnawa adalah keluarga miskin di Banjar Mertanadi. Sejak beberapa tahun kondisi rumahnya tak layak huni,” ujar Nadi Putra, Senin (1/10). Karena tak kunjung mendapat bantuan dari pemerintah, keluarga miskin ini bahkan dibantu oleh masyarakat sekitar. “Rumahnya tidak layak huni. Untung ada program benah rumah mandiri oleh sejumlah donatur di Kuta Utara, namun belum beratap dan belum di finishing,” katanya. Politisi asal Kerobokan inipun mengaku sudah meminta yang bersangkutan mengajukan permohonan bedah rumah ke Pemkab  Badung. Namun, karena kemiskinan di Kelurahan Kerobokan ini nol persen, maka keluarga tersebut tidak mendapatkan bantuan bedah rumah. “Sebenarnya mereka sudah minta bedah rumah, tapi karena Kerobokan Klod masuk nol persen orang miskin, jadi ini tidk dapat,” terangnya. Atas kondisi warga ini, Nadi Putra pun meminta masyarakat mencarikan solusi. Sehingga warga miskin ini mendapat bantuan yang layak. “Masyarakat di  Kuta Utara dan Kelurahan Kerobokan Klod kami harap bisa membantu sehingga bisa mereka bisa memiliki rumah yang layak,” kata Nadi Putra sembari menyebut dirinya sendiri mengaku sudah memberikan bantuan lewat Koperasi  Panca Marga sebesar 50 juta  untuk melakukan bedah rumah. Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga mendesak Dinas Sosial agar tidak menutup-nutupi warga miskin. Pihaknya juga minta Disos memberikan bantuan bedah rumah kepada keluarga ini. Sebab, keluarga ini sudah pernah disurvei, namun tak kunjung diberikan bantuan. “Ini harus ada solusi. Masak karena Kerobokan Klod nol persen dari kemiskinan. Sekarang ada warga miskin, butuh bantuan  tidak bisa diberikan bantuan,” katanya. Nadi Putra pun mendesak pemerintah mendata ulang warga miskin di daerah itu. Sebab, tidak menutup kemungkinan masih ada warga miskin yang tidak tercatat. “Kami minta pemerintah melakukan kroscek ulang, agar tidak lagi terjadi seperti ini,” ujarnya. Di negara maju pun, menurut dia tidak ada kemiskinan hingga nol persen, seperti di Badung. “Tidak mungkin meng-nol-kan angka kemiskinan. Dan kalau ada warga tercecer, itu mestinya tetap dibantu,” tukasnya. Sementara Lurah Kerobokan Kelod, Made Wistawan mengungkapkan, sebetulnya bantuan-bantuan untuk warga miskin di Kelurahan kerobokan Kelod sudah disalurkan, baik bedah rumah, bantuan usaha ekonomi produktif untuk rumah tangga sasaran sehingga secara administrasi rumah tangga sasaran tersebut sudah dianggap go publik. “Dilingkungan yang lain saat kami data tidak ada. Namun untuk kasus yang ini sebetulnya sudah ditangani, mengingat hak-hak warga ini sudah diberikan  sehingga sudah layak go publik karena sudah bisa mencukupi kebutuhannya secara mandiri. Tapi terkadang dilapangan berbeda  dan inilah perlu kita sikapi dengan melakukan kroscek kedepannya,” paparnya. Pihaknya juga berterimakasih atas bantuan bedah rumah ini yang diberikan oleh para donatur untuk merehab rumah almarhum  Wayan Suarnawa karena masih ada istri dan dua orang anaknya.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Rob Terjang Pantai Mongalan Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Air pasang kembali menerjang kawasan Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut menyebabkan satu rumah warga yang sudah luluh lantak, kembali diterjang ombak ganas air laut akibat abrasi yang terus terjadi di pesisir pantai tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

balitribune.co.id | Tabanan - Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sasar Tiga Desa Percontohan, Bangli Targetkan Digitalisasi Data Desa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik atau “Desa Cantik” 2026. Pencanangan dilakukan secara hybrid di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli pada Selasa (19/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sidak KEK Kura Kura Bali, Pimpinan Dewan Ingatkan Pansus TRAP Soal Ranah Kewenangan Pusat

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Provinsi Bali menyoroti pola kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dugaan pelanggaran di kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Serangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.