Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buntut Longsor Tewaskan Dua WNA, Pemilik Villa Yeh Baat Diperiksa Polisi

Bali Tribune / DIPERIKSA - Pemilik Villa Yeh Baat bergegas menuju mobilnya usai dimintai keterangan oleh penyidik Polres Tabanan, Senin (18/3).

balitribune.co.id | TabananLongsor yang terjadi pada salah satu bangunan Villa Yeh Baat di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan yang mengakibatkan dua orang warga negara asing tewas, mendapat perhatian Polres Tabanan.

Senin (18/3), penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan memanggil pihak pengelola vila tersebut. Panggilan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik vila, Ni Nyoman Ayu Suratnasih.

Meski demikian, Suratnasih tidak banyak memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 12.30 Wita. Saat dijumpai awak media, ia bergegas menuju mobilnya yang parkir di halaman depan Satlantas Polres Tabanan.

Secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana mengonfirmasi perihal pemanggilan pengelola atau pemilik vila tersebut. “Tadi pagi sekitar pukul 09.00 Wita sudah dilakukan permintaan keterangan (pemilik Villa Yeh Baat),” jelasnya.

Ia menjelaskan, keterangan yang diminta penyidik Polres Tabanan kepada pihak pengelola atau pemilik itu berkaitan dengan dokumen atau izin operasional vila. “Selanjutnya (kami akan) melakukan koordinasi dengan Dinas Perizinan dan PUPR,” sambungnya.

Ditambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait dugaan adanya dugaan pelanggaran izin atau unsur kelalaian dari pihak pengelola atau pemilik vila terkait insiden longsor tersebut.

“Masih kami dalami. Kami pastikan juga apakah ada unsur kelalaian atau memang murni karena bencana alam terkait tanah longsor tersebut,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu bangunan Villa Yeh Baat di Desa Jatiluwih rata dengan tanah setelah dilanda longsor pada Kamis (14/3).

Dua orang WNA, laki-laki dan perempuan, yang menginap pada bangunan vila tersebut tewas dalam musibah itu. Mereka tertimbun material bangunan dan longsor dalam posisi masih tertidur.

wartawan
JIN
Category

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perpindahan SDN 5 Buahan Payangan Diharapkan Segera Terealisasi

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar berencana memindahkan SDN 5 Buahan yang berada di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Tidak hanya rusak berat, lokasi  sekolah yang berdiri sejak 1982 tersebut juga kurang refresentatif. Warga berharap rencana perpindahan itu segera terealisasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SKB Pembatasan Angkutan Logistik Dinilai Mandul, Truk Non-Sembako Masih 'Nyempil' di Antrean Mudik

balitribune.co.id | Jembrana - Dibalik riuhnya eforia arus mudik di Jembrana, justru operasional truk angkutan logistik non sembako menjadi sorotan. Kinerja aparat di Denpasar, Badung dan Tabanan termasuk Banyuwangi dalam melaksanakan keputusan bersama kini dipertanyakan oleh masyarakat di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Klungkung Bekuk Lima Orang Tersangka Kasus Narkoba

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung berhasil mengamankan lima orang tersangka tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten Klungkung. Lima orang tersangka masing-masing berinisial IWP, AFW, PY alias P, F, dan FT. Kelima tersangka diketahui belum pernah menjalani hukuman sebelumnya dalam kasus tindak pidana narkotika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.