balitribune.co.id I Amlapura - Upaya peningkatan kapasitas aparatur penyelamatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem dengan tema Pelatihan Penyelamatan di Ketinggian yang berlangsung di Villa Surgawi Taman Ujung, Rabu (20/5/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan kesiapsiagaan aparatur pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, khususnya operasi penyelamatan di area ketinggian yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Sebanyak 60 pegawai ASN dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem mengikuti pelatihan ini. Para peserta mendapatkan pembekalan teknis terkait penggunaan peralatan keselamatan, prosedur penyelamatan di ketinggian, hingga penguatan kapasitas profesionalisme petugas dalam menghadapi berbagai situasi kedaruratan di lapangan. Bupati Karangasem yang akrab disapa Gus Par menegaskan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya sebatas memadamkan api, tetapi juga mencakup fungsi penyelamatan (rescue) sebagaimana tertuang dalam Panca Dharma Damkar.
Menurutnya, perkembangan wilayah yang semakin pesat, ditandai dengan bertambahnya gedung bertingkat, menara telekomunikasi, dan berbagai infrastruktur tinggi lainnya, turut meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan maupun kondisi darurat di area ketinggian. Seiring pesatnya perkembangan wilayah, pertumbuhan gedung bertingkat, menara telekomunikasi, dan infrastruktur tinggi lainnya meningkat secara signifikan. Kondisi ini membawa konsekuensi berupa meningkatnya potensi risiko kecelakaan dan keadaan darurat di tempat-tempat ketinggian, ujar Gus Par.
Bupati menekankan bahwa operasi penyelamatan di ketinggian merupakan salah satu bentuk operasi dengan tingkat risiko dan kesulitan yang tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan kesiapan mental, kondisi fisik prima, penguasaan teknis terhadap alat keselamatan khusus, serta ketepatan prosedur guna menjamin keselamatan korban maupun petugas.
Bupati juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan petugas dalam setiap pelaksanaan operasi penyelamatan. Semangat Pantang Pulang Sebelum Padam, menurutnya, harus diimbangi dengan prinsip utama dalam penyelamatan yakni Save More Lives tanpa mengesampingkan keselamatan diri petugas. Ingat, seorang penyelamat yang baik adalah penyelamat yang pulang dalam kondisi selamat, tegasnya.
Gus Par menegaskan bahwa terwujudnya visi Karangasem AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, Gemah Ripah Loh Jinawi) memerlukan dukungan aparatur penyelamatan yang tangguh, profesional, dan siap memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan aparatur Damkar Karangasem semakin siap menghadapi tantangan penyelamatan di lapangan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat Karangasem.