Bupati Karangasem Gratiskan Tagihan Air Bersih Untuk Warga Kurang Mampu Selama 3 Bulan | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 04 Desember 2020
Diposting : 15 April 2020 12:48
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri dan Direktur Perumda Giri Tohlangkir, I Gusti Made Singarsi, dalam rapat membahas kebijakan pemerintah mengratiskan tagihan bulanan rekening air bersih bagi masyarakat yang kurang mampu, Rabu (15/4)

balitribune.co.id | Amlapura - Wabah Covid-19 yang terjadi saat ini paling dirasakan dampaknya oleh warga kurang mampu di Karangasem, berbagai kebijakan diluncurkan oleh Pemkab Karangasem guna mengurangi beban yang ditanggung masyarakat kurang mampu, salah satunya mengratiskan tagihan bulanan rekening air bersih bagi masyarakat yang kurang mampu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri dan Direktur Perusda Giri Tohlangkir, I Gusti Made Singarsi, kepada awak media dalam keterangan persnya Rabu (15/4) kemarin. Saat ini Perumda Giri Tohlangkir tengah menyisir pelanggan yang masuk dalam kategori kurang mampu.

“Kami akan bergerak cepat melakukan pendataan atau penyisiran pelanggan yang masuk dalam kategori warga kurang mampu. Setelah data kita dapatkan tagihan Bulan April yang di bayar Mei sudah bisa kita gratiskan,” tegas Gusti Made Singarsi.

Pihaknya di Perusda Giri Tohlangkir telah berkoordinasi dengan Pemkab Karangasem dan juga telah dibahas soal alokasi anggaran untuk tagihan rekening air bersih warga kurang mampu. Dan dari hasil pembahasan telah  disiapkan anggaran sebesar Rp. 1.6 Milyar. “Untuk berapa jumlah pelanggan dari kalangan warga kurang mampu, nanti akan kami sampaikan secara detail karena saat ini kami masih melakukan peyisiran atau pendataan,” tandasnya.

Soal himbauan Ketua DPRD Karangasem yang mendorong Bupati Karangasem mengratiskan pembayaran air untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menurutnya jauh sebelum Tanggal 9 April ini sejatinya sudah dibahas antara Pemkab Karangasem dengan Perusda Giri Tohlangkir dan itu sudah selesai. Artinya tidak perlu di dorong-dorong lagi karena barang itu sudah selesai. Lebih jauh dijelaskannya, apa itu MBR agar tidak salah kaprah. Kata dia MBR itu merupakan program bantuan pusat untuk sambungan air bersih bagi warga kurang mampu.

“Jadi tegasnya lagi untuk kebijakan menggratiskan pembayaran tagihan rekening air bersih itu bukan hanya untuk warga yang sudah mendapatkan program MBR, tetapi untuk seluruh masyarakat yang kurang mampu,” lugasnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menjelaskan, jika kebijakan menggratiskan tagihan air bersih untuk warga kurang mampu ini merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi dan sosial yang cukup berat, yang dirasakan oleh masyarakat kurang mampu di Karangasem akibat Wabah Covid-19.

“Dengan kebijakan ini kami berharap beban ekonomi yang harus ditanggung masyarakat kurang mampu di Karangasem bisa berkurang dan teratasi. Kami Pemerintah Kabupaten Karangasem akan selalu hadir dan melakukan berbagai upaya untuk menjaga seluruh masyarakat dari penyebaran Wabah Covid-19 termasuk dampak yang ditimbulkan,” ungkap Mas Sumatri.