Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Karangasem Membuka Sarasehan dan Pameran Keris Bali

Bali Tribune/ BUKA - Bupati Karangasem I Gede Dana membuka sarasehan dan pameran keris Bali.



balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gede Dana membuka secara resmi kegiatan Sarasehan dan Pameran Keris Bali, serangkaian pelaksanaan Jana Kerti memperingati Hari Raya Tumpek Landep yang bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Minggu (10/4/2022).

Sarasehan yang juga dihadiri Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Swastika, Sekda Sedana Merta dan Jajaran Forkopimda mengusung Tema “Pesona dan Taksu Keris”. Sarasehan diisi oleh narasumber Ida I Dewa Gede Catra dan Ida Nyoman Sugata, S.Pd dengan jumlah peserta 64 orang dari perwakilan seluruh OPD Pemkab Karangasem serta Camat se- Kabupaten Karangasem.

Bupati I Gede Dana dalam kesempatan itu mengatakan, acara ini digelar untuk memberikan pemaknaan sesunguhnya mengenai apa itu Hari Raya Tumpek Landep. “Masyarakat diharapkan dapat memaknai perayaan Tumpek Landep sesuai dengan tata titi yang benar dan tidak latah keliru memaknai tradisi yang terlanjur ramai dilaksanakan,” ujar Gede Dana.

Dalam acara ini juga diserahkan piagam penghargaan kepada para pengrajin Keris di Karangasem diantaranya, kepada Jero Mangku Made Wardhita, I Ketut Kota dan I Ketut Ruma. Sementara itu, I Ketut Roma kepada awak media menyampaikan jika dirinya telah menekuni dunia pande keris selama hampir 40 tahun. “Karena panggilan jiwa, dan saya juga meneruskan keahlian dari orang tua kami dulu,” ungkapnya.

Disebutkannya, sampai saat ini jumlah perajin keris atau yang biasanya disebut dengan Empu bisa dihitung dengan jari. “Kalau di Karangasem jumlah pembuat keris yang ada hanya tinggal empat orang saja termasuk saya,” sebutnya.

Selain karena perubahan zaman, pemahaman masyarakat tentang keris itu juga masih kurang, sehingga tidak banyak yang tertarik untuk belajar membuat keris.

wartawan
AGS
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.