Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Made Gianyar Ajak Konsumsi Penganan Lokal

BINCANG - Bupati I Made Gianyar didampingi Wabup Sang Nyoman Sedana Arta berbincang-bincang dengan perserta lomba cipta menu Kudapan.

BALI TRIBUNE - Salah satu faktor penyebab ketahanan ekonomi dan pangan bangsa kita belum baik, karena masih ketergantungan dengan negara lain. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bnagli I Made Gianyar saat membuka lomba cipta menu kudapan berbasis pangan lokal, yang digelar Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Jumat (24/8). Dalam acara yang dipusatkan di Lapangan Kapten Mudita tersebut, Made Gianyar mengajak semua pihak untuk mulai mencintai dan mengkonsumsi penganan lokal dan mengurangi import bahan pangan. “Kalau selama ini kita suka makan roti, mulai sekarang kurangi makan roti. Karena roti bahanya dari gandum dan gandum tidak dihasilkan di negeri kita,” ujarnya Kata Made Gianyar, kalau terus makan gandum berarti kita membutuhkan dolar. Ketika kebutuhan dolar tinggi, otomatis harga dolar naik. Tapi kalau kita siap mengurangin import, makan makanan yang bersumber dari wilayah kita, yakinlah daya tahan ekonomi kita akan bagus. “Melalui kegiatan ini, saya mengajak semua pihak untuk berbalik arah. Kurangi import dengan mengkonsumsi makanan pangan lokal. Kalau ini bisa dilakukan, kami yakni  ketahanan pangan dan ekonomi kita akan baik,” jelasnya.  Made Gianyar juga menganjurkan agar semua kegiatan pemerintahan di Kabupaten Bangli bisa menyuguhkan makanan berbahan pangan lokal. Ia juga meminta agar OPD terkait bisa memfasilitasi kelompok wanita tani (KWT) yang sudah terlatih, agar bisa dikerjasamakan dengan dunia usaha, sehingga produk mereka bisa dipasarkan dengan baik. “Saya minta semua kegiatan pemerintahan di Kabupaten Bangli menyuguhkan makanan berbahan pangan lokal. Termasuk di desa, kalau ada kegiatan harus memanfaatkan makanan lokal produksi KWT setempat. Bila perlu saya akan adakan sidak, karena ini penting untuk menjaga ketahanan pangan di Bangli,” sebut Made Gianyar Kepala Dinas PKP Bangli Ir. Wayan Sukartana mengatakan, tujuan dilaksanakan lomba cipta menu kudapan berbasis pangan lokal adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, serta mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini juga untuk mendorong bahan pangan lokal non beras, seperti umbi-umbian untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama kue tradisional, sehingga berdampak pada penurunan konsumsi beras. Dijelaskan juga, konsep lomba cipta menu kudapan adalah menggunakan bahan dasar non beras, seperti  buah labu,  ketela,  kentang, singkong, jagung dan jenis pangan lokal lainnya, yang nantinya akan diolah menjadi aneka jajanan kering dan basah. Adapun jumlah peserta, sambung dia, sebanyak 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) perwakilan empat kecamatan se- Kabupaten Bangli. Sedangkan kriteria dalam lomba ini adalah keanekaragaman jenis bahan pangan, tampilan, penyajian dan kemananan pangan, cita rasa serta kreatifitas pengembangan resep. Adapun juri diambil dari unsur TP PKK Bangli dan internal Dinas PKP Bangli. Salah seorang peserta Ni Wayan Sumiati dari KWT Canang Sari, Banjar Manik Aji, Desa Peninjoan, Tembuku mengaku antusias mengikuti lomba ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena mewajibkan mengunakan bahan panganan lokal. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti lomba ini, karena sudah terbiasa mengolah panganan lokal menjadi kudapan. Mengingat kriteria sudah ditentukan, dimana panganan lokal non beras harus diolah menjadi kue kering dan kue basah, ia mencoba menampilkan jajanan getuk lindri berbahan singkong untuk jajanan basah. Sedangkan untuk jajanan kering, ia menampilkan keripik bongol berbahan bongol pisang batu, kripik daun singkong dan kripik daun pakis. “Bagi saya kegiatan ini sangatlah positif. disamping bisa menambah banyak teman, kegiatan ini juga sebagai media saling belajar diantara peserta,” kata Ni Wayan Sumiati.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click

PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KPU Badung Soroti Potensi Pencatutan Nama Warga dalam Keanggotaan Parpol

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyoroti masih adanya persoalan validitas data keanggotaan partai politik (Parpol). Sejumlah warga bahkan mengaku namanya tercantum sebagai anggota Parpol, padahal tidak pernah merasa mendaftar atau memberikan persetujuan.

Baca Selengkapnya icon click

PPPK Berpeluang Ikut Seleksi CPNS, Syarat Masa Kerja Minimal Setahun 

balitribune.co.id I Mangupura - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung kini berpeluang kembali mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, kesempatan tersebut tidak otomatis berlaku bagi seluruh PPPK karena tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.