Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta Hadiri HUT WHDI

Bali Tribune/ HUT - Bupati Suwirta hadiri peringatan HUT ke-32 WHDI Tahun 2020.
Balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta menghadiri peringatan hari ulang tahun Ke-32 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Tahun 2020 bertempat di Museum Semarajaya Klungkung, Kamis (12/3). Perayaan berlangsung sederhana ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Suwirta untuk selanjutnya diserahkan kepada Ny. Sri Kasta selaku Ketua WHDI Klungkung.
 
Dalam amanatnya, Bupati Suwirta berpesan kepada seluruh anggota WHDI untuk mulatsarira/Instrospeksi diri atas apa yang sudah dikerjakan selama ini. Dirinya mengingatkan supaya WHDI berhati hati dalam menggunakan stampel karena mengandung kata Hindu.
 
Selaku anggota dalam sebuah organisasi dengan label Hindu, hendaknya supaya benar benar menerapkan nilai nilai ke-Hinduan dalam kehidupan sehari hari. Akal, budi dan pekerti harus menjadi prioritas untuk dilaksanakan serta menghilangkan sifat iri dan dengki sehingga apa pun program kerja yg dilaksanakan akan berjalan dengan baik. Seorang Wanita Hindu harus memiliki akal budi dan pikiran yg baik. Perilaku supaya berlandaskan Tri Hita Karana dan seluruh anggota minimal harus menjadi panutan didalam masyarakat. Dalam melaksanakan kegiatan ngayah anggota WHDI juga didorong berbuat yang terbaik namun tanpa harus menjadi yang terbaik. Tapi disaat lomba harus menjadi yang terbaik.
 
Ketua WHDI Klungkung Ny.Sri Kasta dalam kesempatannya melaporkan peringatan HUT WHDI ke 32 diawali dengan kegiatan mereresik di pura Jagatnatha, pelatihan pembuatan banten Prayascita dan lomba ngulan tipat yang diikuti oleh peserta anak anak dari tingkt SD hingga SMA/K.
 
Ditambahkan, WHDI Klungkung juga telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk mensosialisasikan keberadaan WHDI diantaranya dengan kegiatan pembinaan ke kecamatan, pelatihan lomba lomba, pembentukan Sekaa Gong, Sekaa Geguntangan serta Tirtayatra. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebih Bertenaga dan Aerodinamis, Intip Ketangguhan New Honda Vario Evo 160

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru. Pilihan terbaru ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan pengalaman sensasi berkendara yang kencang dan memberikan kebanggaan bagi penggunanya.

Baca Selengkapnya icon click

Drama Kelahiran di Denpasar: Mengaku Lajang di Rumah Sakit, Istri Dilaporkan Suami

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang suami berinisial RSL resmi melaporkan istrinya, berinisial KC, ke Polresta Denpasar terkait dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Laporan ini dipicu oleh tindakan KC yang diduga menyembunyikan status pernikahan dan kehamilannya saat proses persalinan anak pertama mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Menyala! Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Titik Nol Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mengurai Persimpangan Sejarah dan Administrasi Negara: Bagaimana Taman Narmada Beralih Menjadi Aset Pemerintah?

balitribune.co.id | ​Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh lapisan sejarah, hukum agraria, cagar budaya, dan rasa keadilan kultural: bagaimana mungkin Taman Narmada, yang dikenal sebagai warisan Raja Mataram Lombok, kini tercatat sebagai milik negara atau pemerintah?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.