Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cabor Sepakbola Porprov Digelar Mendahului

Dewa Gede Ary Wirawan
Dewa Gede Ary Wirawan

BALI TRIBUNE - Cabang olahraga sepakbola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIV/2019 Tabanan dipertandingkan mendahului dari cabor-cabor lainnya. Cabor paling favorit ini mulai dipertandingkan tanggal 5 September hingga 19 September dan memperebutkan 1 medali emas. Porprov Bali 2019 yang mempertandingkan 38 cabang olahraga tersebut akan dibuka Gubernur Bali pada tanggal 9 September 2019 di Alun-alun Taman Kota Tabanan. Rata-rata setiap cabor di luar sepakbola, memakan waktu antara 3 sampai 5 hari. Selain sepakbola, cabor bola basket dan pencak silat  juga dipertandingkan sebelum pembukaan. Basket digelar di GOR Debes yang baru, pencak silat di GOR Debes lama, dan sepakbola di Stadion Debes. Dari waktu pelaksanaan, sepakbola masih memegang status sebagai cabor bertanding paling lama. Dipertandingkan mendahului, namun baru akan berakhir pada proses penutupan yakni 19 September. "Jadwal ini memang masih akan ada perubahan. Kami masih menyesuikan dengan jadwal Popnas juga. Itu harus dikoordinasikan karena ada benturan jadwal," ungkap Ketum KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan.  Cabor lainnya yang memakan waktu cukup banyak yakni cabor menembak dan panjat tebing. Menembak digelar di Bendungan Telaga Tunjung mulai dipertandingkan 9 September dan berakhir tanggal 19 September, begitu juga panjat tebing sama dengan waktu yang digunakan cabor menembak yakni selama 11 hari. Panjat tebing akan dipusatkan di Lapangan Alit Saputra. Sementara cabor lainnya yang dipertandingkan mendahului sebelum pembukaan, baik itu basket, catur, karate dan pencak silat tidak memakan waktu sampai 1 minggu. Sementara itu dari sisi waktu pelaksanaan terhitung mencapai 15 hari. Dan, proses pembukaan baru dimulai pada 9 September 2019. "Ada beberapa cabor bertanding mendahului sebelum pembukaan dimulai," terang Ary Wirawan. Cabor yang mendahului bertanding sebelum pembukaan yakni bola basket, catur, karate, pencak silat, sepakbola, dan tenis meja. Namun perebutan medalinya baru diketahui setelah pembukaan. "Jadwal ini masih tetap ada pergeseran nantinya. Karena ini baru rancangan awal kami. Memang sudah ada sepakat, tapi juga ada beberapa cabor yang ingin menyesuikan jadwal bertandingnya,” jelas Ary Wirawan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Dewan Badung Usulkan Membangun Taksi Laut dari Canggu Menuju Bandara

balitribune.co.id | Mangupura - Masalah kemacetan masih menjadi momok di Kabupaten Badung. Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat mengusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung selain membangun jalan baru agar menyiapkan tranportasi altenatif guna mengurai masalah kemacetan lalu lintas ini. Salah satu transportasi alternatif yang diusulkan adalah penyediaan transportasi laut atau taksi laut. 

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Rojali dan Rohana Akibat Transformasi Online

balitribune.co.id | Mangupura - Rombongan jarang beli atau Rojali dan rombongan hanya-hanya atau Rohana menjadi istilah yang tren untuk pengunjung mal/pusat perbelanjaan ditengah mencuatnya isu pelemahan daya beli. Menurut Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, fenomena Rojali dan Rohana di mal tersebut merupakan cerminan gaya belanja era online. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Raih Gelar Doktor Hukum, Purnamawati Minta Tanah Adat Disertifikatkan

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Warmadewa melahirkan Doktornya yang ke 20. Adalah Ni Luh Gede Purnamawati setelah ujian sidang terbuka disertasinya dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan pada Jumat, 1 Agustus 2025. Dalam disertasinyanya, sang Notaris ini memilih judul "Penyelesaian Sengketa Tanah Adat yang Dimanfaatkan Untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Provinsi Bali".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jejak Hijau Mahasiswa PNB di Desa Jagapati: Ketika Ilmu, Inovasi, dan Cinta Lingkungan Menyatu dalam KKN-PPM 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Di sebuah pagi yang tenang di Desa Jagapati, aroma tanah basah menyambut mentari yang perlahan muncul di balik pepohonan. Di antara alunan suara burung dan deru angin persawahan, tampak sekelompok anak muda berseragam almamater berwarna krem mulai beraktivitas. Bukan untuk berlibur, bukan pula untuk sekadar menyepi dari hiruk pikuk perkuliahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.