Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Capaian Rertribusi Parkir Rendah

Bali Tribune/ Kepala Dishub Kabupaten Buleleng Gede Gunawan AP.



balitribune.co.id | Singaraja - Setelah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak parkir tahun 2022 diprediksi tidak mencapai target, hal yang sama juga dialami pendapatan dari Retribusi Parkir. Hingga dua bulan menjelang akhir tahun,capaian retribusi parkir masih sangat rendah, di bawah 35 persen. Diduga rendahnya capaian retribusi parkir akibat salah kelola yang menyebabkan potensi kebocoran cukup menganga.

Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng selaku pihak yang diberikan kewenangan mengelola retribusi parkir tercatat hanya mencapai 30 persen dari total target yang dicanangkan pada APBD 2022 Kabupaten Buleleng. Capaian itu tentu mengagetkan ditengah banyaknya kendaraan roda dua maupun empat yang tercatat di seluruh Kabupaten Buleleng yang menjadi potensi retribusi parkir. Jumlah kendaraan yang tercatat di UPTD Pajak dan Retribusi Daerah Buleleng sebanyak 78 ribu lebih. Namun demikian masih tersisa waktu dua bulan untuk mempersempit jarak keangka capaian maksimal.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng Gede Gunawan AP membenarkan capaian retribusi parkir masih sangat rendah. Ia menyebut penyebabnya target yang dipasang terlalu tinggi. “Memang target yang dipasang pada tahun ini lumayan tinggi.Sedang potensi pemasukan dari retribusi parkir menurun dengan berbagai sebab.Salah satunya hilangnya potensi (lost potensi) retribusi parkir dengan banyak sebab,” jelas Gunawan AP, Rabu (19/10/22).

Ditambahkan, retribusi parkir bersumber dari parkir tepi jalan umum (TJU) serta retribusi parkir khusus.Pungutan dari retribusi parkir menurut Gunawan menggunakan dasar hukum berupa surat keputusan (SK) bupati yang diperbaharui setiap tahun dengan melihat potensi parkir. ”SK Bupati ini setiap tahun diperbahurui sebagai payung hukum kita memungut jasa parkir,” imbuhnya.

Target retribusi parkir menurut Gunawan dalam APBD Bulelelng tahun 2022 nilai totalnya sejumlah Rp 6 miliar per tahun.Angka itu dibagi dua retribusi parkir TJU sebesar Rp 5 miliar sedang untuk retribusi parkir khusus dipasang angka Rp 1 miliar. ”Total target dari retribusi parkir sebelum APBD Perubahan sebesar Rp 6 miliar.Dua bulan menjelang tutup tahun tepatnya 13 September 2022 pendapatan dari sektor ini baru tercapai 33 persen atau sebesar Rp 1,65 miliar untuk retribusi parkir TJU. Sedangkan pendapatan dari retribusi parkir khusus baru tercapai 30 persen dari target Rp 1 miliar per tahun yakni Rp 350 juta lebih. Itu sebabnya kibat banyak kendala dan hambatan,” jelas Gunawan.

Kenapa capaiannya rendah? Menurut mantan Kepala Bappeda Buleleng ini ada beberapa sebab di antaranya lost potensi yang menyebabkan target tidak tercapai. Lokasi yang ditunjuk sebagai lokasi pendulang pemasukan retribusi parkir sepi. Gunawan menyebut Jalan Diponegoro Singaraja salah satunya. ”Di tempat ini pendapatan retribusi parkirnya fluktuatif tergantung kondisi pasar. Lost potensi lainnya lokasi parkir dikelola pihak ketiga. Bahkan ada yang dikerjasamakan pengelolaannya dengan pihak ketiga seperti desa adat,” ungkap Gunawan.

Alasan lain rendahnya capaian kata Gunawan,target yang diberikan teralalu tinggi dari potensi retribusinya.Namun demikian, Gunawan mengaku akan melakukan upaya maksimal agar capaian yang dibebankan kepada Dishub Buleleng tidak berjarak jauh dengan targetnya. “Tahun ini targetnya naik namun capaiannya menurun. Kita akan berusaha optimal untuk menarik retrbusi parkir di waktu terisa dua bulan mendatang,” ucap Gunawan.

wartawan
CHA
Category

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Baca Selengkapnya icon click

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Badung Tumbuh 15 Persen di Tengah Gejolak Global, DPRD Badung Ingatkan Eksekutif Jangan Terlena

balitribune | Mangupura - Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung menunjukkan taji pada awal tahun ini. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas, pundi-pundi rupiah di Gumi Keris justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD tembus di angka Rp 2,14 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.