Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cari Aman di Musim Hujan, Hindari Ban Gundul

Bali Tribune / ILUSTRASI

balitribune.co.id | Denpasar –  Saat berkendara dengan sepeda motor, apalagi di tengah musim hujan penting untuk memperhatikan ban karena merupakan salah satu komponen yang memiliki fungsi yang cukup krusial untuk itu penting menjaga kondisinya agar selalu prima.

Team safety riding Astra Motor Bali akan berbagi tips untuk para pengendara motor agar selalu #Cari_Aman dengan memperhatikan kondisi ban agar jangan berkendara dengan ban gundul.

Berikut Simak tipsnya :

Perubahan fungsi pada alur ban 
Tanda pertama ban motor gundul adalah adanya perubahan fungsi pada alur atau tapak ban. Fungsi alur pada ban adalah untuk membuang air keluar dari permukaan ban. Cekungan yang terlihat jelas atau pola aus yang tidak merata dapat menjadi indikator awal bahwa ban mencapai batas usia pakai.

Kedalaman Alur Ban
Ban yang menipis dan tidak ada alurnya, sehingga akan membuat air tidak bisa terbuang langsung. Pengukuran kedalaman alur ban dapat memberikan informasi lebih akurat tentang kondisi ban. Jika kedalaman alur sudah mencapai batas minimum, ini bisa menjadi tanda bahwa ban perlu segera diganti.

Kerusakan Struktural
Air akan tetap melapisi permukaan ban yang akan berpotensi selip saat berkendara. Pengecekan visual terhadap tanda-tanda kerusakan struktural, seperti robekan atau goresan yang dalam, penting untuk memastikan kinerja ban tidak terpengaruh.

Perhatikan Tanda-tanda Visual
Pemeriksaan visual terhadap ban motor membantu mendeteksi tanda-tanda aus atau cekungan yang tidak wajar. Ban yang tipis berpotensi besar rusak oleh benda tajam yg menancap 

Lakukan Pemeriksaan
Selalu cek kondisi ban melalui lambang TWI (segitiga) pada ban. Berkendara lebih bijak serta cari aman saat hujan dan selalu prediksi potensi bahaya yg akan muncul.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menegaskan penggunaan ban motor yang gundul saat hujan membawa risiko serius terhadap keselamatan dan kinerja kendaraan. Perubahan visual pada alur ban dan perubahan karakteristik berkendara harus diidentifikasi secara dini untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

“Langkah awal yang sangat penting adalah memahami secara mendalam tanda-tanda ban motor yang gundul. Pemeriksaan rutin menjadi kunci dalam mendeteksi potensi bahaya sejak dini, termasuk pengukuran kedalaman alur ban, pemeriksaan tekanan udara, dan perhatian terhadap tanda-tanda visual,” tutup Yoyo

wartawan
HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Mutu Ikan, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan Chest Freezer untuk Nelayan

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati I Made Satria menyerahkan bantuan sarana pascapanen berupa chest freezer dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sabtu (18/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk memperkuat daya saing nelayan. 

Baca Selengkapnya icon click

Gara-Gara Tagih Hutang, Pria Asal Desa Les Ditikam Teman

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Seorang pria berinisial KRI (28) diduga menusuk rekannya, GAP (32), hingga mengalami sejumlah luka akibat perselisihan yang dipicu masalah utang sebesar Rp2 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

300 Kilometer Jalan di Buleleng Rusak, Fraksi NasDem Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id I Singaraja - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Buleleng menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Melalui juru bicaranya, Dra. Made Putri Nareni, Fraksi NasDem meminta agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah pada tahun-tahun mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Pingsan saat Mendaki Gunung Agung, Seorang Pendaki Dievakuasi Tim SAR Gabungan

balitribune.co.id I Amlapura - Seorang pendaki alami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) berangkat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung bersama rombongan yang berjumlah 8 orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.