Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ceceran Tanah Proyek Pasar Sukawati, Usik Kenyaman

Bali Tribune / Ceceran tanah yang menempel di sepanjang jalan dekat proyek Pasar Sukawati

balitribune.co.id | Gianyar - Saat kering menjadi debu, saat hujan melicinkan badan jalan aspal, kondisi inilah yang dikeluhkan warga terhadap ceceran tanah, kini mengusik kenyamanan warga Sukawati.  Debu ataupun lumpur ini berasal dari tumpahan tanah galian dari proyek Pasar Sukawati.

I Wayan Surya, salah seorang pedagang kain, Selasa (5/1) mengungkapkan, akibat debu yang berterbangan membuat baju yang di jualnya menjadi kotor. Selain itu juga mengganggu pernafasan. "Kadang mata selalu terkena juga. Pembeli pun merasa agak kurang nyaman, meski semua sudah pakai masker," ungkapnya.

Kondisi ini bisa membahayakan pengendara motor, apalagi kini musim hujan sehingga kontur jalan menjadi licin. "Kalau hujan, kontur jalan sangat licin. Sebagus apapun jenis ban kalau melintasi jalan beraspal dengan tanah seperti ini, pengendara akan terjatuh," khawatirnya.

Atas kondisi ini, dirinya berharap agar tanah-tanah yang berceceran dan kini menempel di aspal ini disemprot pada malam harinya. Dengan harapan saat siang tidak lagi ada debu berterbangan. “Kalau dibilang mengganggu ya sangat menganggu, kita sudah terbiasa, cuman, pelanggan enggan mampir," keluhnya.

Secara terpisah Kepala Dinas PUPR I Wayan Karya saat di konfirmasi mengatakan Pasar Sukawati merupakan proyek nasional, hibah dari kementerian PUPR kepada pemkab Gianyar. Pengawasan proyek tersebut bukan di bawah PU Kabupaten, tetapi PU Balai Provinsi Bali. "Bukan, Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah PU Balai," jelasnya singkat.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Ida Rsi Putra Manuaba Perkenalkan Konsep Tri Hita Karana di Vrindavan

balitribune.co.id I Denpasar - Tokoh spiritual asal Bali, Ida Rsi Putra Manuaba, yang juga dikenal secara internasional sebagai Agus Indra Udayana, hadir sebagai Chief Guest dan menyampaikan sambutan utama pada pembukaan International Yoga Festival Vrindavan 2026 yang diselenggarakan pada 27 Februari 2026 di Vrindavan.

Baca Selengkapnya icon click

Bulan Ramadan, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

balitribune.co.id I Amlapura - Harga kebutuhan pokok di pasaran utamanya telur ayam, cendrung terus mengalami kenaikan di bulan suci Ramadan ini. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga telur ayam ukuran besar saat ini telah menyentuh harga Rp60.000 per krat, atau naik sebesar Rp2000 dari harga sebelumnya sebesar Rp58.000 per krat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.