balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan sebanyak 21 pos pengamanan
Arus lalu lintas yang dialihkan selama upacara Ngusaba Kedasa, yakni jalur dari arah Singaraja belok Kanan di simpang 3 Blancan tembus di simpang 4 Pludu. Arus dari Pludu menuju Singaraja belok kiri di simpang 3 Blancan bawah menuju Bukih tembus simpang tiga Tenten. Arus lalu lintas dari simpang Katung menuju Singaraja lewat Tunon dan belok kanan di simpang 3 Gunung Kunyit dan simpang 3 K.U.D.
Sedangkan kendaraan yang keluar dari Tunon menuju Besakih melewati jalur Paket dan simpang 4 Pludu belok kiri. Untuk arus lalu lintas dari Payangan dan Tegalalang bagi pemedek belok kanan ke simpang Petung kemudian belok kiri menuju Penelokan. Sementara arus lalu lintas dari Tampaksiring untuk pemedek lurus ke simpang Petung ke arah Penelokan (dilarang belok kiri).
Kasat Lantas Polres Bangli, AKP Rike Astuti dikonfirmasi terkait penyebaran 21 pengamanan mengatakan, bahwa untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat (pemedek) ada lima ring (Beat) sebagai penempatan pos. Untuk Beat Pertama terdiri dari Pos 1 Simpang Tiga (ST) Blancan, Pos 2 ST KUD, Pos 3 depan Pura Batur, Pos 4 depan Pura Tulukbiu dan Pos 5 depan Restaurant Ritatkala.
Beat Kedua yakni, Pos 6 ST Katung, Pos 7 ST Culali, Pos 8 depan Bengkel Siaja, Pos 9 Parkir Tunon, dan Pos 10 ST Gunung Kunyit. Beat Ketiga untuk Pos 11 ST Maharaja, Pos 12 ST Sekaan Atas, Pos 13 ST Penelokan, Pos 14 ST Suter, Pos 15 ST Dewi Sri serta Pos 16 Hutan Cemara Suter.
Untuk Beat Keempat, Pos 17 ST Petung, Pos 18 ST Sekaan Bawah serta Pos 19 ST Bayung Gede. Terakhir Beat kelima terdiri dari Pos 20 ST Bonyoh serta Pos 21 Simpang Empat Pludu. "Dengan adanya pos pengamanan ini, diharapkan bisa memberi rasa nyaman bagi pemedek untuk melakukan persembahyangan", kata perwira asal Jakarta ini.