Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Check In dengan Pria Bertato, Sales Mobil Tewas di Hotel

Bali Tribune/ TEWAS - Di penginapan inilah Yuniawati ditemukan tewas.
balitribune.co.id | Denpasar - Seorang sales marketing mobil bernama Ni Putu Yuniawati (39) ditemukan tak bernyawa di penginapan shorttime, Penginapan Teduh Ayu 2 kamar nomor 8 Jalan Keboiwa Utara Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Senin (5/8) pukul 21.30 Wita. Korban diduga dibunuh, sebab ia diketahui check in dengan seorang pria bertato.
 
Menurut keterangan saksi Kadek Yuliani (37) pada pukul 18.00 Wita, korban datang bersama seorang laki-laki menggunakan mobil Avanza warna putih dan menanyakan kamar. Keduanya kemudian menyewa sebuah kamar dan selanjutnya langsung masuk ke kamar nomor 8. Pada pukul 19.30 Wita, tamu laki-laki tersebut keluar kamar menuju mobil dan langsung keluar penginapan menuju ke arah utara. 
 
"Karena lama, tamu perempuan tidak keluar kamar, kemudian penjaga penginapan mengecek ke dalam kamar dan ditemukan korban dalam posisi tidur tengkurap," ungkap Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Muhamad Nurul Yaqin, Selasa (6/8) siang.
 
Petugas hotel sempat membangunkan korban, namun tidak ada respons. Karyawan kemudian membalikkan badan korban dan mendapati mulutnya dibekap dengan handuk. Selain itu terdapat bercak darah keluar dari mulut. Setelah dipastikan rupanya korban dalam keadaan meninggal dunia. 
 
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. "Saksi ini tidak ingat nopol mobil tersebut. Hanya terdapat stiker Transformer di pintu belakang sebelah kanan plat," tuturnya.
 
Informasi yang dihimpun, ciri laki-laki tersebut berperawakan kurus dan umur diperkirakan sekitar 40-an tahun, menggunakan sandal, baju kaos abu-abu, celana kain abu-abu dengan lengan kanan full tato. 
 
"Masih dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan untuk menjawab apakah itu memang pembunuhan atau meninggal karena sakit atau emang sudah ajal," ujarnya.
 
Untuk diketahui, penginapan ini merupakan penginapan shorttime. Tarifnya per dua jam Rp 60 ribu dan per malamnya Rp 250 ribu. Penginapan itu sendiri terdiri dari 10 kamar. Sayangnya, di TKP tidak dilengkapi CCTV. Usai kejadian penemuan korban pun, TKP langsung dipasangi garis polisi.
 
Sementara Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Dudut Rustiadi menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu permintaan pihak kepolisian terkait otopsi terhadap jasad korban. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.