Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cok Ace Harap Sweca dan Bhakti Umat Hindu Terus Ditingkatkan

Wagub Cok Ace saat di Pura Penataran Agung Jukut Paku, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Sabtu (12/1) lalu.

BALI TRIBUNE - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengatakan bahwa untuk menjaga keajegan Bali maka sweca dan bhakti umat Hindu perlu ditingkatkan lagi. Hal itu disampaikannya ketika menghadiri Karya Pedudusan lan Nyatur miwah Ngeratep Ida Batara Ratu Gede di Pura Penataran Agung Jukut Paku, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Sabtu (12/1). Ia berharap srada dan bhakti umat terus dilaksanakan sebagai wujud terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Di samping itu, Ia juga mengapresiasi semangat warga bergotong royong melakasanakn upacara tersebut. Karena menurutnya itu adalah jati diri masyarakat Bali. “Tanpa gotong rotong dan semangat menyama braya, akan sangat susah kita melaksanakan yadnya,” imbuhnya dalam acara yang juga dihadiri oleh Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra. Sementara sebelumnya penglingsir Desa Jukut Paku Ida Bagus Putra Pudartha menyampaikan jika Pura Penataran ini sudah ada sejak zaman Rsi Markandya datang ke Ubud menyebarkan Agama Hindu. Bahkan, menurutnya tapakan Ida Batara Ratu Gede sebagai perwujudan beliau. Ia juga menambahkan jika hari ini adalah upacara mecaru dan mendem pedagingan. Sementara untuk puncak karya akan dilaksanakan pada tanggal 15 mendatang. “Sebelum diadakan upacara puncak karya, Ida Bhatara akan melancaran dulu di desa Jukut Paku,” tandasnya.

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.