Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Nelayan Libur Melaut

Bali Tribune / TIDAK MELAUT – Nelayan di Kabupaten Karangasem sebagian besar tidak melaut lantaran cuaca tidak bersahabat. Mereka umumnya membenahi kapal maupun jaringnya yang rusak agar nanti jika cuaca sudah bagus, mereka bisa langsung melaut.

balitribune.co.id | AmlapuraCuaca buruk dengan gelombang tinggi dan angin kencang melanda wilayah perairan Karangasem sejak sepekan terakhir. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat tersebut memaksa sebagian besar nelayan di Karangasem memilih untuk tidak berangkat melaut sementara waktu. Salah satunya nelayan di Pesisir Pantai Ujung, Karangasem, yang sudah beberapa hari ini tidak berangkat melakukan aktivitas menangkap ikan di tengah perairan.

Nurfiah, salah satu nelayan di Pesisir Pantai Ujung, Karangasem, kepada Bali Tribune, Rabu (31/7) mengatakan, dia dan sejumlah nelayan di Pesisir Ujung memilih tidak melaut untuk sementara waktu, mengingat kondisi cuaca di tengah perairan Karangasem hingga Selat Lombok saat ini masih cukup berisiko bagi aktivitas nelayan.

“Sudah hampir seminggu ini sudah begini cuacanya Pak! Di tengah perairan itu selain gelombangnya cukup tinggi, anginnya juga sangat kencang. Arus lautnya juga kuat. Hanya nelayan yang muda-muda dan jukungnya besar saja yang berani melaut,” ungkap Nurfiah.

Dikatakannya, kondisi cuaca buruk di tengah perairan atau para nelayan biasa menyebutnya musim angin barat ini, memang biasa terjadi pada setiap bulan Agustus. Artinya, kondisi cuaca kurang bersahabat seperti ini akan terjadi cukup panjang yakni selama satu bulan.

Namun demikian, para nelayan di pesisir ini biasanya akan menunggu saat cuaca mereda untuk melaut, dan kembali sebelum cuaca memburuk. Kondisi cuaca seperti ini, lanjut Nurfiah, sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapan nelayan, yakni  menurun dari hari biasanya.

Sementara nelayan yang tidak melaut akan mengisi waktu mereka dengan memperbaiki jaring, perahu, mesin, bidak atau layar serta peralatan menangkap ikan lainnya yang mereka punya, hingga cuaca kembali membaik. Ada juga nelayan yang sementara bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka selama cuti menangkap ikan di laut.

wartawan
AGS
Category

Rekayasa Lalin di Kerobokan Kelod Efektif Kurangi Waktu Tempuh

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas (lalin) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Badung di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, terbukti efektif mengurai kemacetan dan mengurangi waktu tempuh. Penerapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di sembilan persimpangan sejak Minggu (14/12) lalu mampu menekan antrean kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Selengkapnya icon click

Ratusan Remaja di Buleleng Ajukan Dispensasi Nikah, PN Singaraja: Rata-rata Usia Sekolah

balitribune.co.id | Singaraja – Pengadilan Negeri (PN) Singaraja mengeluarkan ratusan surat rekomendasi berupa dispensasi untuk melangsungkan pernikahan. Pemberian disepensasi itu diberikan dengan berbagai alasan dan pertimbangan diantaranya karena pernikahan usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Natal Nasional 2025 Astra Serahkan 35 Unit Ambulans

balitribune.co.id | Jakarta - Dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, yang salah satunya adalah bantuan pelayanan medis dan respons darurat, PT Astra International Tbk turut berpartisipasi dengan menyerahkan 35 unit ambulans yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses. 

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Disbud Larang Undagi Luar Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung mulai menggeber pembuatan ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Raya Nyepi tahun 2026. Untuk menambah semangat anak muda dalam berkreativitas, karya ogoh-ogoh ini akan dilombakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wacana Penertiban KJA Danau Batur Bikin Petani Ketar-ketir

balitribune.co.id | Bangli - Petani Kuramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani belakangan ini ketar-ketar terkait wacana penertiban KJA yang dilontarkan Gubernur Bali belum lama ini. Tindak lanjut dari itu, mereka pun sempat mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli .

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Setujui Pembahasan Dua Ranperda Baru dengan Sejumlah Catatan Ideologis

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi di DPRD Bangli memberikan sejumlah apresiasi dan catatan menyikapi dua Ranperda yang diajukan oleh eksekutif.  Adapun Ranperda dimaksud yakni, Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pasar Perbelanjaan, dan Toko Swalayan serta Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Danu Arta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.