Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Damkar akan Periksa Berkala Mitigasi Kebakaran di PRG

Bali Tribune / PASAR – Suasana Pasar Rakyat Gianyar.

balitribune.co.id | GianyarDugaan konsleting listrik atas kebakaran Pasar Tematik Ubud beberapa waktu lalu, kini menimbulkan rasa was-was di Pasar lainnya. Terutamanya Pasar Rakyat Gianyar, meskipun megah kondisi sarana mitigasi bencana kebakaran diharapkan mendapat pemeriksaan rutin.

Dari pengakuan sejumlah pedagang di Pasar Rakyat Gianyar, Selasa (21/8), sejak mulai dibuka tidak pernah memperhatikan kondisi sarana mitigasi kebakaran. Tanpa memperhatikan, petugas pemadam kebakaran juga belum pernah melihat melakukan pengecekan. "Kalau pasar sebesar ini sangat riskan. Kebakaran kecil bisa dengan cepat membesar  jika  sarana mitigasi kebakaran tidak berfungsi," ujar pedagang was-was.

Kepala  Dinas Damkar dan Pol PP Gianyar I Made Watha mengatakan akan melakukan pengecekan berkala untuk memastikan alat pemadam tetap berfungsi. "Kita akan melaksanakan pengecekan secara berkala dengan instansi terkait kondisi alat pemadam kebakaran di seluruh bangunan publik di Gianyar," ujarnya.

Pihaknya juga ingin menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat yang memanfaatkan bangunan publik "Baik itu kelengkapan APAR nya, hydran dan pendukung fasilitas lainnya untuk ciptakan rasa nyaman dan aman," jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga memastikan giat sosialisasi pelatihan mitigasi penanganan pertama kabakaran. "Dan tak kalah penting juga giat sosialisasi dan pelatihan pencegahan kebakaran itu sendiri bagi pengelola bangunan atau usaha dan  karyawannya," tandasnya.

Terkait apakah selama ini ada permintaan pengecekan rutin terhadap pihak pengelola pasar. Watha belum bisa memastikan. "Sepertinya ada, tiyang  masih cek dengan bidang damkar yang menangani nike. Karena banyak pihak dari hotel, villa dan bank meminta melakukan pengecekan," ujarnya.

Seperti yang telah diketahui Pasar Tematik Ubud mengalami kebakaran pada Sabtu (17/8) lalu. Sejumlah pedagang menyebutkan saat kejadian fasilitas pemadam seperti hdyrant, pringkler, dan detektor mati. Sehingga api tidak mendapatkan penanganan pertama.

wartawan
ATA
Category

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.