Dampak Banjir Beberapa Hari Lalu, Kerusakan Jalan Cukup Parah di Padang Tunggal Selat | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 22 September 2021
Diposting : 29 June 2021 06:55
AGS - Bali Tribune
Bali Tribune/ HANCUR - Lubang besar menganga di bahu jalan yang hancur akibat terjangan banjir di Banjar Dinas Padang Tunggal, Desa Duda, Kec. Selat, Karangasem.
balitribune.co.id | Amlapura  - Hujan lebat dan banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Selat, Karangasem, beberapa hari lalu menyisakan kerusakan infrastruktur yang cukup berat.  Salah satunya di Banjar Dinas Padang Tunggal, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem. Akses jalan menuju Pura Taman Sari dan Pura Pengusungan Jagat yang berada dilereng bukit, rusak parah akibat terjangan banjir.
 
Dari pantauan media ini, Senin (28/6/2021, di titik lokasi rusaknya akses jalan yang selama ini menjadi akses ekonomi dan pendidikan warga Padang Tunggal yang tinggal di lereng bukit tersebut rusak berat, bahkan aspal jalan hingga batu gladag jalan tersebut terkelupas dan hanyut terkikis banjir. Bahkan bahu jalan sebelah kiri dan kanan jalaln tersebut banyak lubang bekas kikisan derasnya banjir yang datang dari atas bukit.
 
Lubangnya banyak sekali dan lumayan dalam, sehingga sangat membahayakan bagi warga yang melintas, utamanya pengendara sepeda motor. Karena salah sedikit pengendara bisa slip dan terperosok ke lobang jalan di bahu kiri maupun kanan jalan. “Lubangnya cukup dalam pak, jadi agar tidak membahayakan dan bisa dilintasi oleh kendaraan, warga kami disini bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya. Selain itu ada juga beberapa donatur yang membantu,” ungkap I Made Tetel, Pengelingsir Pura Taman Sari, kepada media ini.
 
Panjang kerusakan jalan tersebut yang tergolong cukup parah yakni sekitar 100 meter dan titik lokasinya tepat berada ditanjakan yang cukup terjal. “Selain jalan ini meruakan satu-satunya jalan menuju ke Pura Taman Sari dan ada 20 kepala keluarga juga yang tinggal diatas. Jadi sejak jalan ini rusak beberapa hari lalu, hampir tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, nah kalau rida dua masih bisa cuman harus hati-hati,” ucapnya.
 
Untuk perbaikan jalan tersebut warga harus mengurug lobang kikisan banjir yang cukup dalam tersebut dengan limbah batu tabas, agar struktur badan jalan kuat. Perbaikan jalan tersebut memang dikebut kendati secara swadaya oleh masyarakat setempat, karena dua bulan mendatang akan ada karya besar atau odalan di dua pura besar yang juga di sungsung oleh masyarakat Telengan, Gegelang, Manggis tersebut. Made Tetel dan warga berharap ada bantuan dari pemerintah atau donatur untuk mempercepat penyelesasian perbaikan akses jalan yang rusak tersebut. 

Hukum & Kriminal

Terpopuler