Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Covid-19, Pertumbuhan Perekonomian Bali Triwulan I - IV 2020 Bakal Terkoreksi

Bali Tribune / PERKEMBANGAN EKONOMI - Zoom meeting Diseminasi Hasil Survei Bank Indonesia terkait perkembangan ekonomi dan dunia usaha yang digelar KPw Bank Indonesia Provinsi Bali, Selasa (19/5).

balitribune.co.id | Denpasar - Sektor pariwisata tidak selamanya menjadi primadona dalam meraup pendapatan daerah, lantaran sektor ini sangat rentan dipengaruhi oleh isu-isu seperti, politik, keamanan, bencana dan wabah. Bali yang notabene pendapatan daerahnya 58 persen ditopang sektor pariwisata rupanya betul-betul merasakan imbasnya ketika pandemi Covid-19 melanda seantero jagat. Sektor pariwisata yang selama ini diagung-agungkan seolah tak berkutik ketika pandemi Covid-19 sejak awal Maret 2020 mulai betul-betul dirasakan dampaknya.

Ditengah Pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I 2020 mengalami kontraksi sebesar -1,14% (yoy). Kondisi ini secara umum disebabkan oleh menurunnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali sehingga menyebabkan penurunan kinerja ekspor jasa. Sedangkan dari sisi lapangan usaha, melambatnya pertumbuhan ekonomi Bali bersumber dari terkontraksinya sektor-sektor pendukung pariwisata seperti akomodasi dan makan minum, transportasi, industri dan perdagangan

Pemerintah yang diharapkan bisa memberikan stimulus dalam kondisi terkini seolah-olah tak berdaya, akibat macetnya “kran” pariwisata. Restrukturisasi atau refocusing anggaran tidak mampu membangkitkan perekonomian yang tiba-tiba lumpuh. Tentu hal ini tercermin dari Survei Bicara (Surya) Diseminasi Hasil Survei Bank Indonesia terkait perkembangan ekonomi dan dunia usaha  yang digelar KPw Bank Indonesia Provinsi Bali, Selasa (19/5) secara Online dengan menghadirkan panelis Director -Customer Panel Services Nielsen Indonesia, Mia Tricahyani dan  Dekan FEB Universitas Udayana, Agus Ganesha Rahyuda, dipandu oleh Deputi Direktur KPw BI Bali, M. Setyawan Santoso yang juga dikenal sebagai pemerhati ekonomi dan sosial. Agenda diseminasi ini dibuka oleh Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho. 

“Pada triwulan I-2020, jumlah kunjungan wisman ke Bali turun mencapai -21,82% (yoy). Penurunan tersebut semakin dalam memasuki bulan April dan Mei 2020 dengan semakin terbatasnya jumlah penerbangan internasional ataupun domestik,” sebut Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda yang juga hadir menjadi  narasumber dalam agenda diseminasi kali ini.

Terpuruknya perekonomian Bali yang berlangsung dari Triwulan I, diperkirakan akan terus berlangsung hingga Triwulan IV tahun 2020. Lantas bagaimana selanjutnya? Menurut Rizki sektor yang bisa digerakkan kembali yaitu    sektor pertanian, tidak melulu bergantung di sektor pariwisata. 

“Sektor apa yang bisa ditampilkan Bali kedepannya yaitu, sektor pertanian yang selama ini belum digarap dengan baik. Apalagi kalau kedepannya Bali bisa menggarap digitalisasi pertanian,” tutur Rizki.

Tentu untuk melakukan hal itu tidaklah semudah membalik telapak tangan, lantaran kondisi terkadang memungkinkan masyarakat sudah enggan bertani, berkiblat ke sektor pariwisata lantas menjual lahannya. 

“Tentu hal ini mesti diantisipasi pemerintah dengan menyetop pembangunan hotel, mengeluarkan moratorium pembangunan hotel serta mendorong generasi muda untuk bercocok tanam melalui digitalisasi pertanian,” tandasnya. 

Selain mendorong sektor pertanian, pemerintah juga bisa membangun ekonomi kreatif, padahal sepengetahuan Rizki, Bali pusatnya ekonomi kreatif dan ini perlu sesegera mungkin dikembangkan.  

“Dimasa Covid-19 ini, demand (permintaan) akan cenderung meningkat, tapi suplai akan menyesuaikan, tetapi semua itu hanya bisa terpenuhi jika sektor-sektor seperti pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif bisa tumbuh kembang bersama tanpa adanya ketimpangan demi bangkitnya perekonomian Bali,” tandasnya. 

Sedangkan Dekan FEB Universitas Udayana, Agus Ganesha Rahyuda dalam kesempatan ini menyampaikan, dalam menghadapi Covid-19, pemerintah mesti melakukan tindakan yang nyata, bukan hanya berwacana dengan program-program. Menurut pendapatnya, Bali tidak memiliki “back up plan” perekonomian dan cenderung bergantung pada sektor pariwisata saja. 

“Contohnya saat pandemi Covid-19, mandeknya sektor pariwisata berimbas pada sektor lainnya lantaran kita di Bali tidak memiliki back up plan,” ungkapnya, sembari menyontohkan kalau di Jawa selain menghidupkan sektor pertanian, back up plannya ada di sektor industri, sedangkan di Bali hanya satu sektor saja, yaitu pariwisata. Jadi dikatakan ketika sektor ini lumpuh, otomatis berimbas pada sektor lainnya. 

“Disinilah peran pemerintah dalam menghadapi kondisi yang ada dengan menginisiasi potensi yang ada agar tetap produktif seperti sektor pertanian dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Lantas ia juga menyontohkan, penyesuaian pekerjaan bisa saja dilakukan dalam kondisi Covid-19 bagi karyawan yang dirumahkan dan ini juga bisa jadi back up plan yang lebih nyata, tapi pemerintah mesti hadir. 

“Pasalnya kita tidak tahu Covid-19 akan berakhir, tapi paling tidak dengan adanya back up plan yang lebih nyata, seperti kata presiden Jokowi, kita harus berdamai dengan Covid-19, namun kita juga harus tetap hidup,” pungkasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Lima Perusahaan Asal Jepang Gelar Uji Kecakapan Mengemudi bagi Calon PMI

balitribune.co.id I Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berkomitmen memperluas akses lapangan kerja internasional bagi masyarakat. Teranyar, sebanyak lima perusahaan asal Jepang menggelar uji kecakapan mengemudi (driving test) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jembrana melalui fasilitasi LPK Fuji Academy, Minggu (2/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Apresiasi Program Tumpek Krulut Gubernur Koster Gerakkan UMKM di Ajang Karangasem Akhir Pekan

balitribune.co.id | Amlapura - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai gelaran Karangasem Akhir Pekan (KAP) di Jalur II Jalan Veteran, Amlapura, Sabtu (1/8/2026), yang kali ini bertepatan dengan perayaan Tumpek Krulut, hari suci umat Hindu di Bali yang dimaknai sebagai Hari Kasih Sayang atau Hari Tali Kasih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Siapkan Penerapan Sistem E-Kinerja ASN, Masih dalam Tahap Kajian dan Penyempurnaan

balitribune.co.id | Mangupura – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tengah mempersiapkan penerapan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik (e-Kinerja) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas kinerja aparatur.

Baca Selengkapnya icon click

Parkir Liar Terminal Mengwi Bakal Disikat, Dishub Badung Turunkan Tim Gabungan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung memastikan akan menertibkan parkir liar yang selama ini memenuhi bahu Jalan Terminal Mengwi. Operasi gabungan bersama Polri, TNI, Satpol PP, dan Desa Adat Mengwitani disiapkan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengurai kemacetan yang terus dikeluhkan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Batu Pulaki Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

balitribune.co.id I Singaraja - Batu Pulaki kini resmi mengantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual (KI) sebagai Indikasi Geografis (IG) setelah melalui serangkaian proses verifikasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat tersebut diserahkan pada penutupan Lovina Festival 2026, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.