Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Cuaca Ekstrim Musim Penghujan, Rumah Janda Kurang Mampu Roboh

Bali Tribune / Janda kurang mampu Ni Komang Kari (66) di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah meratapi bangunan rumahnya yang roboh setelah diguyur hujan deras disertai angin Selasa sore hingga Rabu dini hari.

balitribune.co.id | NegaraMusim penghujan kembali menyebabkan musibah. Kali ini sebuah bangunan rumah milik warga kurang mampun ambruk setelah diguyur hujan deras. Seluruh lapisan masyarakat kini diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana dampak musim penghujan.

Musibah kembali terjadi di kabupaten Jembrana saat hujan deras mengguyur semalaman sejak Selasa (17/11) malam hingga  Rabu (18/11) dini hari. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan infrastruktur. Sebuah bangunan rumah warga roboh saat hujan mengguyur Rabu pagi. Bangunan rumah yang roboh tersebut merupakan bangunan sederhanan milik salah seorang warga kurang mampu.

Pemilik rumah Ni Komang Kari (66) warga Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara mengatakan bangunan yang roboh tersebut merupakan rumah tempat tinggalnya yang juga jadi satu dengan dapur. Janda tidak mampu yang akrab disapa Jro Yasmin oleh tetangganya ini mengaku saat bangunan berdinding bedeg tersebut ambruk, ia sedang tidak ada dirumah. Sepulangnya dari membeli bubuk kopi di warung yang tidak jauh dari rumahnya, ia mendapati bangunan rumahnya sudah ambruk.

Ia mengaku rumah berkontruksi kayu tersebut sudah berusia puluhan tahun. Rumah beratapkan asbes tersebut dulu dibangun oleh almarhum suaminya. Ia pun mengaku belum bisa merenovasi rumah sederhana tersebut. Terlebih saat ini ia mengaku tidak memiliki penghasilan tetap. "Rumah saya memang sudah tua. Peninggalan suami. Tidak mampu kami memperbaiki karena saya dulu hanya jualan jajan di pasar. Sudah lama saya nganggur karena kehabisan modal. Mau cari hutang saya tidak berani," tuturnya.

Akibat kejadian tersebut atap dapur ukuran 3 x 3 meter roboh, demikian juga atap tempat tidurnya yang tidak layak ukuran 2 x 3 meter juga ambruk. Korban berharap rumah tempat tinggal satu-satunya tersebut bisa diperbaiki. “Saya berharap ada bantuan dari pemerintah. Sekarang saya masih bingung harus kemana. Apalagi setiap sore turun hujan” jelasnya. Sementara pihak BPBD Kabupaten Jembrana menyatakan hujan deras Selasa sore hingga Rabu dini hari menyebabkan satu bangunan rumah roboh.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana IGN Dharma Putra dikonfirmasi Rabu kemarin menyatakan pihaknya memberikan bantuan bencana untuk keluarga Ni Komang Kari tersebut. Pihaknya kembali mewanti-wanti masyarakat agar mewaspadai dampak cuaca ektrim di musim penghujan belakangan ini. Terlebih wilayah Jembrana memiliki potensi kerawanan bencana yang beragam dan tersebar hampir diseluruh wilayah baik di daerah dataran tinggi maupun di dataran rendah hingga di kawasan pesisir. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.