Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Kemarau Panjang, 700 Lebih KK di Seraya Timur Kesulitan Air Bersih

Bali Tribune/ CARI AIR - Warga Desa Seraya Timur saat mencari air bersih di mobil tangki air bantuan dari PMI Karangasem.



balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki musim kemarau panjang, warga di Desa Seraya Timur, Kecamatan/Kabupaten Karangasem mulai mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sejumlah sumber air bersih yang ada di desa ini mulai mengering.

Perbekel Seraya Timur, I Made Pertu kepada awak media, Rabu (13/9/2023), menyebutkan sedikitnya ada sebanyak 720 Kepala Keluarga (KK) di desanya yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih akibat dampak musim kemarau yang terjadi. Jumlah tersebut masing-masing Dusun Tanah Barak atas dan Bawah sebanyak 200 KK, Dusun Tukad Buah 150 KK, Dusun Bukit Catu 170 KK, dan Dusun Tinjalas 180 KK. “Kemarau yang terjadi tahun ini berlangsung cukup panjang sehingga sebagian besar sumber air yang ada dan menjadi tumpuan warga kami debit airnya mulai mengecil dan bahkan ada airnya yang mati,” sebut Made Pertu.

Saat musim hujan warganya yang memiliki cubang penampungan air, biasanya akan menampung air hujan dalam cubang mereka, namun saat musim kemarau seperti ini air dalam cubah habis dan kering, sehingga warganya harus berusaha mencari air bersih meski harus mendaki bukit. “Di desa kami ini air bersih itu lebih berharga dari emas atau berlian. Memang warga kami yang tinggal di pinggir jalan utama sudah terpasang pipa air PDAM, namun itupun airnya hanya mengalir seminggu sekali dan bahkan sepuluh hari sekali,” bebernya.

Untuk itu pihaknya memohon bantuan kepada pemerintah agar dicarikan solusi terbaik untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dihadapi warganya. “Kemarin ada bantuan air bersih dari PMI, tapi itu tidak mencukupi dan kami berharap sih kalau bisa penyalurannya berkesinambungan tidak hanya sekali dua kali,” pintanya.

Bantuan air bersih tersebut sangaty membantu, sebab jika membeli air dari mobil tangki warganya harus merogoh kocek hingga Rp. 500 ribu untuk membayar satu tangki air bersih.

wartawan
AGS
Category

Lonjakan Wisatawan Nataru, ITDC  Siapkan Manajemen Risiko

balitribune.co.id | Mangupura - Menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan kesiapan menyeluruh melalui penguatan manajemen risiko dan kesiapan operasional serta pelayanan prima di tiga kawasan pariwisata yang dikelola, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kajari Edi Irasan: Kasus Perbekel Sudaji, On Proses

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan mengatakan kasus dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dengan terlapor Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan, on proses. Kepastian itu ia sampaikan untuk merespon tudingan masyarakat yang menyebut kasus tersebut mandeg.

Baca Selengkapnya icon click

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.