Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Virus Corona, Dispar Badung Sebut Kunjungan Wisatawan Turun Sejak Februari

Bali Tribune/Kepala Dispar Badung Made Badra (tengah) didampingi perwakilan BPPD Badung.
Balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung bukan tidak mungkin akan menurunkan target kunjungan wisatawan ke Badung untuk tahun 2020. Pasalnya, sejak bulan Februari 2020 jumlah kunjungan turis ke Bali anjlok dampak dari virus Corona atau wabah Covid-19. Tahun 2020 Badung menargetkan 6,2 juta wisatawan datang ke Gumi Keris.
 
“Iya, penurunan kunjungan wisatawan mulai dirasakan sejak bulan lalu (Februari),” aku Kepala Dispar Badung I Made Badra, didampingi perwakilan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, Kamis (12/3/2020).
 
Pada Januari 2020 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 540.230 orang, bahkan melebihi dari kunjungan pada periode yang sama tahun 2019 yakni 454.101 orang. Namun, pada bulan Februari 2020 turun menjadi 361.440 orang. Jumlah ini  lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni 445.083 orang.
Mirisnya, hingga 10 Maret 2020 total kunjungan wisatawan mancanegara masih di kisaran 110.490 orang.
 
Melihat anjloknya kunjungan wisatawan dari bulan Februari, Badra mengaku pesimis dalam beberapa bulan ke depan kunjungan akan kembali stabil. Terlebih, isu virus Corona masih melanda sejumlah negara.
 
“Jika kunjungan wisawatan terus menurun, tentu kita akan sulit,” tegas mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Badung ini.
Untuk memastikan target kunjungan apakah akan dievaluasi atau tidak, Badra mengaku masih menunggu berakhirnya semester I atau bulan Juli 2020. “Target akan kami evaluasi setelah semester I. Yang jelas virus corona sangat memperngaruhi kunjungan wisatawan ke Bali,” terangnya.
 
Namun, untuk tetap menarik wisatawan mau datang ke Bali khususnya Badung, pihaknya terus menggeber promosi pariwisata. Baik promosi luar negeri maupun dalam negeri. Promosi luar negeri yang dilakukan yakni ikut sales mission di Jerman dan Denmark. Sementara untuk menggaet turis lokal, pihaknya memantapkan promosi di Jakarta, Yogyakarta dan Manado.
 
“Untuk membantu industri pariwisata kita, potensi wisatawan domestik kita maksimalkan sambil menunggu pulihnya potensi wisatawan mancanegara,” tukas Badra.
 
wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.