Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dansa Bali Raih 16 Medali dari Ajang QCIC

Ni Made Suparmi

BALITRIBUNE - Para pedansa Bali berhasil meraih 16 medali dari ajang Queen Cup Internasional Championship (QCIC) 2018 yang berlangsung di Jakarta belum lama ini. Mereka turun di 12 nomor yang dipertandingkan. Ketum Pengprov Ikatan Olahraga Dancesoirt Indonesia (IODI) Bali, Ni Made Suparmi, Senin (8/10) menjelaskan dari 16 medali itu, 3 di antaranya adalah medali emas.  "Total kontingen Bali berjumlah 42 orang termasuk atlet dan ofisial. Tentu hasil ini sangat membanggakan kami. Karena persaingan sangat ketat, terlebih diikuti oleh pedansa luar negeri," ujar Suparmi. Disebutkannya, 3 emas itu diraih di nomor berpasangan yakni Novice A oleh pasangan I Gusti Ngurah Aditya Surya Bayu/Gusti Ayu Mariesta Widnyani. Kemudian Pre AM Standar dan Junior U-16 diraih oleh pasangan Bagus Subawa Dana/Ni Wayan Diva Maharani.  Selain emas, Bali juga meraih 4 perak di nomor Novice B, Joevenil U-12 Standar, Novice B dan Junior U-16. Sedangkan 9 perunggu dari nomor Beginner Silabus Rumba, Beginner Silabus Jive, Beginner Silabus Cha-Cha, Beginner Silabus Tango, Jouvenil U-12 Standar, Novice B, Pre AM Standar, Rising Star Standar dan Teacher Student. "Memang di beberapa nomor itu, pedansa Bali ada yang dua-duanya tembus emas dan perak begitu juga perak dan perunggu," terang Suparmi. Terkait raihan itu, Suparmi menambahkan memang memuaskan. Dan tentunya lewat ajang Queen Cup ini, atlet yang diturunkan adalah sebagian besar yang diproyeksikan menuju Pra-PON maupun PON mendatang. Bahkan, tak sampai di event itu saja, di akhir Oktober mendatang, para pedansa itu kembali diuji dalam kejuaraan dengan skala yang sama yakni internasional juga yang bertajuk Bali Open Internasional Festival yang berlokasi di Legian, Kuta. "Target kami ingin menambah pengalaman mereka dengan berkompetisi dengan pedansa lokal dan luar negeri. Adapun negara yang sudah mendaftar yakni Australia, Italia, Ukraina, Japan, China, Malaysia, Philipina, Singapore, Thailand dan Hongkong," ujarnya. Semakin banyak event diikuti pedansa Bali menjelang Pra-PON dan PON itu, kata Suparmi, maka pengalaman serta kualitasnya akan terasah. Hingga nantinya pada saat multievent empat tahunan antarprovinsi itu, pedansa Bali sudah matang dan memberikan yang terbaik.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.