Dapur Terbakar, Staf Kedai Ayam Crispy Terpanggang | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 11 April 2016 16:46
habit - Bali Tribune
TKP – Kondisi TKP kebakaran kedai ayam Crispy di Jalan Cokotda Gde Rai, Desa Peliatan, Ubud, Sabtu (9/4) sore.

Gianyar, Bali Tribune

          Seorang  karyawan   terpanggang dan seorang lainya sesak nafas.   Saat  kebakaran yang terjadi di bagian dapur kedai ayam Crispy di Jalan Cokotda Gde Rai, Desa Peliatan, Ubud, Sabtu (9/4) sore. Warga kerdatangan ke  lokasi, namun  tidak ada yang berani masuk ke bagian dapur.

"Saya keluar, setelah  mendengar ada suara dentuman yang cukup keras. Hingga di luar, kepulan asap keluar dari arah dapur  kedai ayam crspy itu. Trus ada teriakan karyawan yang meminta tolong karena temannya terjebak di dalam," terang seorang warga,  Pasek Aryana.

Syukur,  petugas pemadam kebakaran dalam hitungan menit sudah  nyampai lokasi. Sambil mengahalau api,  petugas juga bergegas mengevakuasi korban. Di dalam dapur yang sempit itu,  Ni Ketut Juli (25) asal Desa Lebih, Gianyar didapati terkapar dengan kondisi tubuh terbakar  di bagian kaki dan tangan. Sementara Ni  KomangPuspa (32)  sal desa Siangan, Gianyar,  tersengal-sengal karena  kesulitan bernafas.  Kedua korban lantas dilarikan ke Rsu Ari Shanti, Mas Ubud.

Dari keterangan  karyawan lainnya, Anak Agung  Istri Candra (35) dan Anak Agung Sru (20),  saat itu,   karyawan kedai  akan melaksanakan pergantian jam kerja/aplusan. Sebelum pulang, korban Ni Ketut Juli masuk ke dapur dengan membawa BBM jenis Pertamax dalam botol  air mineral. Entah apa maksudnya, korban menaruh Pertamax di dapur, tepatnya di bawah dekat kompor. Tanpa  disengaja botol tersebut tersenggol  dan tumpah. "Pertamak tersebut tumpah dan api kompor yg sedang menyala langsung menyambar  dan pertamak mengakibatkan kebakaran," terangnya.

Kapolsek Ubud Kompol I Ketut Widiada yang ditemui di lokasi menyebutkan, jika musibah kebakaran itu murni terjadi karena kelalaian.  Pihaknya pun sudah sudah meminta keterangan korban dan saksi. " Tidak ada unsur kesengajaan dlam musibah ini. Korban masih dalam perawatan dan kondisinya sudah stabil," terangnya singkat.