Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dari Perjalanan 20th Safety Japan Instructors Competition (2-Habis) Kereta Api Bersih dan Rapi, Dahulukan Pejalan Kaki

Bali Tribune/ GERBONG - Suasana di dalam gerbong kereta cepat Shinkansen.
Balitribune.co.id | Jepang - Astra Honda Motor (AHM) memberi kesempatan kepada  lima awak media  meliput langsung  kompetisi 20th Safety Japan Instructors  Competition, Sirkuit Suzuka Jepang. Wartawan Balitribune.co.id |   salah satunya . Berikut laporan perjalanannya bagian terakhir dari dua tulisan. 
 
Usai peliputan kompetisi safety riding, Jumat (4/10) pukul 15.00 waktu setempat rombongan menuju ke Tokyo. Menumpang kereta api dari Osaka (distrik Suzuka) menuju ibukota Jepang.
 
Pertama menggunakan  kereta Api dari Stasuin Shiroko menuju Nagoya. Pemandangan di stasiun terlihat dengan lalu lalang penumpang jalan cepat  dan tak ada waktu untuk mengobrol satu sama lain. Semua diburu waktu.
 
Meskipun terburu waktu, penduduk Jepang sangat disiplin. Mereka berbaris rapi menunggu kedatangan kereta api.
 
Kemudian  dengan kereta api cepat Shinansen dari Nagoya menuju stasiun Omori. Bagi Bali tribune menumpang Shinkansen menjadi pengalaman mengesankan, kereta api cepat antar kota ini dapat mencapai kecepatan 300 km/jam.
 
Sepintas  ruang  dalam gerbong Shinkansen seperti kabin pesawat berisikan 3 kursi penumpang dengan  dua baris, bersih dan rapi. Meskipun semua kursi penumpang penuh, suasana di Shinkansen sangat sepi. Tidak ada  penumpang ngobrol, bahkan suara dering  HP pun tidak kedengaran. Semua rata-rata penumpang malah asyik bermain dengan HP-nya atau membaca buku. 
 
Tiba di di Tokyo kurang lebih pukul 20.00 waktu setempat dan langsung chek in di Hotel Mystay Premier Omari.
 
Keesokan harinya, Sabtu (5/10 ) seharian penuh tour keliling  Kota  Tokyo. Meskipun Jepang terkenal sebagai rakasasa  produsen mobil dan motor, penduduk Jepang lebih memilih jalan kaki atau sepeda dayung untuk bepergian. Padahal hampir  di setiap garasi  rumah penduduk Jepang terparkir mobil atau motor.
 
 Fasilitas pedestrian yang begitu nyaman menjadikan penduduk Jepang lebih  senang menempuh tempat yang dituju dengan jalan kaki. Tidak ada sama sekali pedagang kaki lima yang menjajakan dagangan di trotoar . Hampir di setiap pertigaan atau perempatan, Pejalan kaki diberi kesempatan leluasa menyeberang. 
 
“Orang Jepang selalu punya kesibukkan, setelah melakukan aktivitas, mereka akan segera pergi melakukan kegiatan lainnya dengan jalan kaki,” terang Mahmudi Tour Guide selama di Tokyo. 
 
Begitupun dengan pemakai sepeda dayung. Ada jalur  khusus bagi mereka. Di setiap pusat perbelanjaan juga ada parkir khusus untuk sepeda dayung.
 
Minggu (7/10) kurang lebih pukul 23.15, rombongan kembali ke tanah air dengan menumpang maskapai penerbangan Singapore Airlines dari bandara udara Haneda. Namun, sebelumnya city tour lagi ke kawasakan Book Off Shinjuku serta Harajuku.
 
Harajuku bisa dikatakan pusat perbelanjan paling ramai di Jepang. Sepanjang jalan ini penuh dengan toko-toko yang menjual aneka busana, kosmetik dan juga  keperluan lainnya.  Ciri khas  tempat ini yakni  orang-orang yang berdandan unik Setiap saat jalan ini berjubel dengan manusia, baik yang datang berbelanja ataupun mereka yang sekadar hanya nongkrong. 
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.