Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DBD Mewabah di Karangasem - Pemkab Belum Anggap Kejadian Luar Biasa

PENUH - Sal di RSUD Karangasem penuh sesak dengan pasien demam berdarah, sehingga terpaksa sebagian ada yang dirawat di lorong-lorong.

Amlapura, Bali Tribune

Demam Berdarah Dengue (DBD) di Karangasem semakin mengganas, namun hingga saat ini belum ada tindakan kongkret dari Pemprov Bali maupun Pemkab Karangasem mengatasi masalah ini. Padahal, saat ini seluruh Puskesmas di Karangasem maupun RSUD penuh sesak oleh pasien DBD yang membutuhkan penanganan serius.

Bahkan di RSUD Karangasem, dari pantauan koran ini Jumat (15/4), puluhan pasien DBD harus antre mendaftar di UGD. Tidak hanya itu, saking membludaknya jumlah pasien akibat gigitan nyamuk poleng ini, membuat pihak rumah sakit terpaksa meminjam folding bed dari BPBD maupun Dinas Sosial Karangasem dan menggelarnya di sepanjang lantai di ruang UGD untuk merawat pasien yang datang dari berbagai daerah di Karangasem.

“Dalam sehari ada sebanyak 50 pasien DBD yang masuk ke rumah sakit karena hampir seluruh Puskesmas yang ada sudah penuh. Hampir seluruh dokter yang ada kami libatkan, bahkan saya sendiri harus turun tangan menjadi dokter jaga untuk bersama melayani pasien DBD,” ungkap Direktur RSUD Karangasem, dr I Wayan Suardana, kepada wartawan, kemarin.

 Belasan folding bed atau kasur lipat digelar di ruang UGD untuk memudahkan dokter mengambil tindakan medis, karena ada beberapa pasien DBD datang dengan kondisi yang sudah grade II bahkan III. Usai perawata di ruang UGD, para pasien yang jumlahnya ratusan itu juga harus bersabar dan terpaksa dirawat di lorong rumah sakit karena seluruh ruang perawatan yang ada sudah penuh.

Jika mengacu dari data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Karangasem, dari Januari hingga bulan Maret 2016 ini jumlah pasien DBD mencapai 725 orang, sementara untuk bulan April ini saja jumlah pasien DBD yang dirawat di RSUD Karangasem sebanyak 255 orang. Artinya tinggal ditambahkan saja sehingga total kasus DBD di Karangasem hingga saat ini berjumlah 980 orang, dan jumlah itu belum termasuk pasien DBD yang dirawat di seluruh Puskesmas di Karangasem. Sehingga diperkirakan jumlah kasus DBD di Karangasem mencapai seribu lebih.

Lantas terkait adanya sejumlah pasien DBD yang meninggal dunia termasuk seorang bocah berusia 6,5 tahun, Direktur RSUD Karangasem menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan audit investigasi terkait dua pasien yang meninggal itu, untuk pasien DB ibu hamil yang baru melahirkan asal Kecicang Bali, Kecamatan Bebandem, sebelumnya yang besangkutan melahirkan di bidan, namun kondisinya drop kemudian dilarikan ke RSUD Karangasem sebelum akhirnya meninggal dengan dugaan DB.

Sedangkan pasien bernama Ni Komang Dwi Indah bocah 6,5 tahun yang diduga meninggal karena DB asal Desa Bebandem, Dokter Suardana menjelaskan jika bocah malang itu meninggal saat dalam perjalanan menuju UGD RSUD Karangasem. “Pasien itu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit atau istilahnya death on arrival (DOA) sehingga kami tidak bsa mendiagnosa apa penyebab kematian termasuk penyakit yang dideritanya,” jelas Suardana.

 Namun dari penjelasan kedua orang tua bocah malang itu, sebelumnya bocah itu mengalami demam tinggi dan sempat dua kali kejang-kejang dirumahnya sebelum kemudian dilarikan ke RSUD Karangasem dan meninggal di perjalanan. “Nanti hasil investigasi kami akan laporkan ke Pemprov Bali,” pungkasnya.

Di tengah semakin mengganasnya wabah DBD di Karangasem, sampai saat ini belum ada tindakan kongkret dari pemerintah baik pemprov maupun kabupaten, bahkan hingga sekarang kasus ini belum ditetapkan statusnya menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

wartawan
habit
Category

69 Water Meter di Badung Selatan Raib, Perumda Tirta Mangutama Perketat Pengamanan

balitribune.co.id | Mangupura - Puluhan Water Meter (WM) milik Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung (PDAM) dilaporkan hilang dicuri di wilayah Badung Selatan. Raibnya water meter ini sontak membuat resah warga setempat. Pasalnya, kehilangan ini terjadi dalam jumlah banyak dan ditengah krisis air melanda wilayah Badung selatan.

Baca Selengkapnya icon click

Sebut Pasal "Ngawur", Kakanwil BPN Bali Made Daging Praperadilkan Kapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH melakukan perlawanan dengan mempraperadilkan Kapolda Bali atas penetapan dirinya sebagai tersangka. Kepastian ini disampaikan kuasa hukumnya, Gede Pasek Suardika kepada wartawan di Denpasar, Selasa (13/1). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.