Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Demam Bermain Layangan Pandemi Covid-19

Bali Tribune/ MAIN LAYANGAN - Pemuda asal Banjar Pule bermian layangan di areal persawahan, Selasa (12/5)
Balitribune.co.id | Bangli - Bermain layang-layang yang biasanya ramai ketika memasuki musim libur  sekolah beberapa tahun belakangan ini seperti ditinggalkan karena kalah bersaing dengan permainan modern. Namun di tengah merebaknya  Covid-19, bermain layang-layang mendapat tempat lagi.
 
Menurut  Kadek Arta Yoga, bermian layang-layang mengingatkan dirinya ketika masih duduk di bangku sekolah. Biasanya bermain layang-layang dilakukan ketika memasuki musim liburan. “Seperti mengingatkan kembali kenangan masa lalu ketika masih duduk di bangku sekolah,” ujar Kadek Arta Yoga ditemui saat sedang menaikkan layangan, Selasa (12/5).
 
Kata Arta Yoga, bermian layangan memang sempat hilang karena terpinggirkan oleh permainan modern. Permainan ini muncul lagi tatkala pandemic Covid-19, untuk mengisi waktu luang di tengah pembatasan aktifitas masyarakat. ”Untuk menghilangkan rasa penat di rumah diisi dengan kesibukan yakni dengan bermian layang-layang,” ungkap pemuda asal Banjar Pande, Kelurahan Cempaga Bangli ini. 
 
Pantauan di beberapa lokasi persawahan kini ramai dijadikan tempat untuk bermain layang-layang. Seperti di areal perawahan Uma Pule, Banjar Pule, Kelurahan Kawan, Bangli, tampak beberapa pemuda asal asyik menaikkan layang-layang. Teriknya sinar matahari tidak menjadi halangan mereka untuk menaikkan layang-layang. ”Dengan bermain layang-layang selain untuk mengisi waktu luang  juga untuk mencari keringat, biasanya bermian laying-layang dimulai pukul 14.00 wita sampai pukul 17.00 wita,” ujar I Nyoman Widiana Usrok. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.