Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dengan Pengawalan Petugas Bersenjata Lengkap, 4.400 Vial Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Tiba di Karangasem

Bali Tribune/ VAKSIN - Petugas bersenjata lengkap kawal penjemputan Vaksin Covid-19 hingga tiba di Gudang Farmasi Diskes Karangasem.
balitribune.co.id | Amlapura - Vaksin Covid-19 buatan Sinovac China yang didistribusikan oleh Biofarma akhirnya tiba di Kabupaten Karangasem, Senin (25/1/2021) sekitar pukul 14.15 Wita. Vaksin Covid-19 ini dijemput di Dinas Kesehatan Provinsi Bali oleh Dinas Kesehatan Karangasem dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari Polres Karangasem dan Kodim 1623 Karangasem. Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini dan Dandim 1623 Letkol. Inf. Bima Santosa langsung memimpin penjemputan vaksin tersebut hingga sampai di Karangasem. 
 
Begitu tiba di Gudang Farmasi milik Dinas Kesehatan Karangasem yang berlokasi di Kecamatan Bebandem, Vaksin Covid-19 ini langsung diturunkan dan dibawa untuk disimpan dalam box Freezer atau Cool Chain yang ada dalam salah satu ruangan khusus di gudang farmasi. Kadis Kesehatan Karangasem I Gst Bagus Putra Pertama menyampaikan, jumlah Vaksin Covid-19 yang tiba untuk tahap pertama ini sebanyak 4.400 vial. “Jumlahnya sebanyak 4.400, jumlah ini mencukupi untuk vaksinasi tahap pertama dengan sasaran tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik,” ujar I Gst Bagus Putra Pertama. 
 
Namun untuk kegiatan vaksinasi pada Selasa (26/1/2021) di Puskesmas Karangasem itu merupakan Kick Off kegiatan vaksinasi Covid-19 di Karangasem, di mana nantinya yang akan menerima Vaksin Covid 19 yakni anggota Forkopimda, mulai dari Bupati Karangasem hingga Kapolres Karangasem, termasuk perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Namun demikian, pihaknya menyampaikan jika Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa tidak ikut divaksin dengan alasan rentang usia. Setelah Kick Off besoknya seluruh vaksin baru didistribusikan di 12 tempat vaksinasi perpekan. “Kita distribusikan perpekan karena tidak semua Puskesmas memiliki Cool Chain, artinya sebanyak 100 vial vaksin akan didistribusikan dalam sepekan ke seluruh Puskesmas dan itu kita lakukan mulai besok,” lugasnya. 
 
Untuk tahap pertama ada sebanyak 2.200 tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin. “Untuk vaksinasi sendiri karena ada beberapa proses yang harus dijalani oleh peserta, maka kami perkirakan untuk satu peserta penerima vaksin akan membutuhkan waktu sekitar 45 menit,” tandasnya. 
 
Pihaknya juga memastikan dari pengecekan yang dilakukan oleh petugas khusus, vaksin yang tiba di gudang farmasi kondisinya baik dan berada dalam suhu 4-5 Celsius.  Pun nantinya saat pendistribusian, pihaknya juga telah menyiapkan cool box serta memastikan suhu vaksin tidak naik melebihi ambang suhu atas yang ditentukan yakni 8 Cesius. 
 
Sementara untuk pengamanan dan pengawalan, Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini menegaskan pihaknya telah menyiapkan anggotanya yang akan bertugas melakukan pengamanan dan pengawalan, baik di lokasi penyimpanan vaksin, pengawalan jalur saat pendistribusian vaksin hingga pengamanan berlangsungnya vaksinasi di tempat yang telah ditentukan. “Kami telah menyiagakan anggota kami untuk melakukan pengamanan dan pengawalan pendistribusian vaksin ini. Kami berharap peroses vaksinasi bisa berjalan dengan lancar dan aman,” lontar Kapolres. 
 
Lantas bagimana dengan masyarakat yang menolak divaksin apakah akan dikenakan sabksi pidana? Menjawab pertanyaan tersebut, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta menyampaikan jika nantinya pihaknya akan menggencarkan kegiatan sosialisasi terhadap masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19 ini. “Kita akan gencarkan sosialisasi, kita harapkan tidak ada masyarakat yang menolak divaksin karena ini sangat penting,” sebutnya.
 
Pihaknya menyakini masyarakat di Karangasem sangat mendukung kegiatan vaksinasi Covid-19. “Intinya kita sosialisasi menyadarkan masyarakat terkadi pentingnya vaksinasi ini. langkah persuasif lah, ya nantinya kalau ada yang menolak kita lihat dulu aturannya,” tuntasnya. 
wartawan
Husaen
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.