Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dentuman Gunung Agung Sisakan Trauma Warga

Bali Tribune/Nampak lahan pertanian milik warga Banjar Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, terancam gagal panen akibat abu vulkanik.

balitribune.co.id | Amlapura - Letusan Gunung Agung yang terjadi Kamis (28/3) petang masih meyisakan trauma bagi sebagian besar warga yang tinggal di lereng atas Gunugn Agung, utamanya yang tinggal dekat zona merah radius 4 kilometer dari kawah Gunung Agung.

Salah satunya warga di Banjar Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Dusun ini berada tepat di kaki Gunung Agung, jadi rasa was-was yang dirasakan oleh warga di dusun ini cukup beralasan.

 Saat letusan yang terjadi Kamis petang itu, sebagian besar warga di dusun ini merasa ketakutan dan memilih untuk bergeser menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman, yakni ke Kantor Perbekel Desa Ban, yang jaraknya cukup jauh dari dusun mereka.

Jumat (29/3), sebanyak 25 orang warga Banjar Pucang yang mengungsi tersebut sudah kembali ke kampung halaman mereka dan dari pantauan koran ini di Banjar Pucang, seluruh warga sudah beraktivitas seperti biasa meski rasa cemas menyelimuti perasaan mereka, menyusul kondisi atau aktivitas vulkanik Gunung Agung masih belum stabil.

 I Wayan Urip, salah satu warga setempat kepada koran ini menyebutkan jika suara gemuruh kerap terdengar sangat keras, dan awalnya warga di dusun ini merasa terbiasa dengan suara gemuruh tersebut dan tidak begitu khawatir.

Namun suara dentuman yang sangat keras yang teradi saat Gunung Agung meletus pada Kamis petang itu, sontak membuat warga Banjar Pucang ketakutan sebelum kemudian mereka memilih menyelamatkan diri guna menghindari risiko bahaya, yang sewaktu-waktu bisa terjadi sangat cepat mengancam keselamatan jiwa mereka dan keluarga.

“Suara gemuruh disertai dentuman sangat keras itu cukup membuat saya dan warga di sini ketakutan. Makanya saat itu kami memilih turun mengungsi ke Kantor Perbekel Desa Ban, dan sebagian lainnya mengungsi ke Desa Tianyar Barat,” ungkapnya.

Untungnya, sebut dia, warga kemudian mulai merasa tenang dan akhirnya pulang dari lokasi pengungsian pada Jumat pagi. Dari pantauan, warga di Banjar Pucang sudah melaksanakan aktivitas seperti biasa seperti menggarap lahan perkebunan dan pertanian mereka, namun kejadian letusan itu membuat mereka lebih waspada dalam membaca tanda-tanda alam seperti suara gemuruh dari kawah Gunung Agung yang tidak wajar.

“Kami masih trauma dengan letusan kemarin, tapi sementara ini kami bertahan dulu di rumah sambil menunggu instruksi atau informasi dari Pemerintah. Kalau kami disuruh mengungsi baru kami akan mencari tempat pengungsian,” ucapnya.

Ada kekhawatiran lain yang juga dirasakan warga di dusun ini, yakni lahan pertanian dan kebun mereka terancam gagal panen karena tanaman seperti cabai, sayur-mayur, ubi dan tanaman pertanian yang jadi penghasilan mereka semuanya ditutupi atau terpapar abu vulkanik cukup tebal.

 Dan kemarin warga terlihat kebingungan saat melihat cubang-cubang air mereka sudah tercemari abu vulkanik tebal, meskipun cubang air mereka sudah ditutupi dengan lembaran anyaman bambu. 

wartawan
Hussein Hardiansyah
Category

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.