Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Siangan Bangun TPS , Sosialisasi Managemen Pengelolaan Sampah Skala Desa

Bali Tribune/ Desa Siangan Bangun TPS ,
Sosialisasi Managemen Pengelolaan Sampah Skala Desa
Balitribune.co.id | Gianyar -Pandemi Covid-19 dan merebaknya wabab DBD benar-benar membuat PMI Gianyar kalangkabut, lantaran mengalami paceklik stok darah. Dalam kondisi ini, syukurnya masih ada sejumlah kegiatan sosial yang dilaksanakan olah masyarakat.  Seperti yang dilakukan warga Banjar Wangbung, Guwang, Sukawati yang meneggelar Aksi Donor darah di balai banjar setempat, Minggu (28/6).
 
Kegiatan donor darah atas insiatif Komunitas Donor Darah Guwang yang difasilitasi anggota DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta ini memang dimaksudkan untuk membantu PMI dalam menyedikan stok darah di situasi covid ini. Panitia penyelengara donor darah, Dewa Yoga, mengatakan, kegiatan danor darah ini akan rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dilaksanakan berpidah-pindah di semua banjar di Guwang. Saat ini telah berjalan dua kali, difasilitasi Nyoman Parta. "Saat Donor pertama dilaksankan di Banjar Sakih, Desa Guwang, yang kedua itu disini, waktu di  Banjar Sakih kami mendapat 30 kantong kalau sekarang targetnya 50 kantong," ungkapnya.
 
Pihaknya tidak merasa khawatir melaksanakan kegiatah donor darah dimasa pandemi ini. Menurutnya yang penting dalam kegiatannya telah menjalakan protokol kesehatan. "ini kegiatan untuk membantu masyarakat dan PMI dalam memenuhi stok darah, lantaran dalam situasi seperti ini susah mengadakan kegiatan donor darah," jelasya Dewa Yoga.
 
Dalam kesempatan tersebut hadir pula I Nyoman Ardana alias Pekak Buduh, dari Perhimpunan Donor Darah Provinsi Bali, yang telah melakukan donor sebanyak 153 kali. Saat ini usianya telah menginjak 72 tahun. "Rasanya luar biasa, donor darah sama dengan madical cek up gratis," ungkapnya.
 
Berkat donor darah yang rutin dilakukannya, hingga usianya sudah 72 tahun ia masih tetap segar bugar dan masih enerjik. "Sampai detik ini saya belum mumpunyai sakit yang berarti, seumuran saya biasanya sudah kolestrol, asam urat, saat ini urat-urat saya masih bagus," jelas pesiunan Kombes Polda Bali ini.
 
Ardana mengatakan, sekarang juga ia masih kuat untuk donor darah. Ia menyampaiakn kepada anak muda, dengan donor darah kita itu telah memberikan kepedulian untuk yang membutuhkan. "Kita tidak punya harta benda, tapi kita bisa peduli dengan menyumbangkan darah, ini punia yang paling utama, yen sing donor sing seger," jelasnya. 
 
I Nyoman Parta yang memfasilitasi kegiatan tersebut menyebutkan, protokol kesehatan yang diterapkan dalam kegiatan donor sudah sengat jelas. Donor darah pada situasi Covid-19 ini dikatakanya sangat penting mengingat orang-orang masih membutuhkan darah. "Jangan takut donor darah, prosedur kesehatan sudah sangat normal, walaupun pun situasi Covid-19 tidak covid orang masih membutuhkan darah, janganlah takut donor, Karena donor adalah yadnya," tandas politisi PDIP asal Desa Guwang, Sukawati ini.  
wartawan
Nyoman Astana
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.