Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Wisata Ababi Hadirkan Keaslian dan Keindahan Alam

Bali Tribune / DESA WISATA - Nampak keindahan Desa Wisata Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem

balitribune.co.id | AmlapuraKabupaten Karangasem sejak dulu terkenal memiliki banyak tempat dengan keindahan panorama alam dan udaranya yang bersih dan sejuk. Karenanya banyak dikembangkan desa wisata yang menawarkan sensasi berwisata sambil melakukan aktivitas tradisi dan keseharian warga di desa itu sendiri. Salah satunya objek wisata Lembah Mahagangga (Mahagangga Valley).

Berjarak hanya satu kilometer dari Objek Wisata Taman Tirta Gangga, tentu wisatawan bisa dengan mudah menemukan Objek Wisata Lembah Maha Gangga Atau Mahagangga Valley, yang berlokasi di Desa Wisata Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem ini.

Tiba di objek wisata ini, wisatawan akan langsung merasakan hirupan udara bersih nan segar sembari melapas pandangan ke arah hamparan sawah terasering hijau yang indah. Selain itu di sepanjang jalan setapak yang dilewati, wisatawan bisa melihat berbagai tanaman buah dan sayur termasuk kebun bunga yang memikat.

Ya, itu karena objek wisata ini secara khas memang menyajikan keaslian alam Desa Ababi yang indah dan asri, termasuk aktivitas keseharian warganya yang berprofesi sebagai petani. Jika berkenan wistawan juga bisa ikut melakukan aktivitas mencari dan memberi pakan ternak atau berkebun. Atau jika ingin berkeliling menikmati keindahan desa, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan wisata treking hingga ke lembah di mana mata air terhimpun hingga menjadi sungai yang jernih.

Melihat jernihnya sumber mata air di Lembah Mahagangga ini, tidak sedikit wisatawan yang tergoda dan langsung ingin merasakan kesegarannya dengan mandi di aliran sungai kecil yang terbentuk tersebut.  Jika betah berada di desa wisata ini, wisatawan pun bisa menginap karena  di lahan seluas 2,7 hektare ini, pengelola mendirikan 24 titik Glamping dengan atap berbentuk krucut lengkap dengan berbagai fasilitas di dalamnya. Untuk biaya menginap, wisatawan juga tidak perlu risau karena bianya yang ditawarkan juga cukup terjangkau.

Objek wisata ini mungkin bisa menjadi alternatif tujuan wisata yang bisa dikunjungi oleh warga atau wisatawan bersama keluarga saat liburan nanti. Manager Mahagangga Valley, I Made Simpen menyebutkan, di objek wisata yang dikelolanya itu para wisatawan bisa melakukan aktivitas seperti yang biasa dilakukan oleh petani dan warga di desa setempat, seperti berkebun hingga memberi makan hewan.

"Biasanya pada saat musim libur sekolah, anak-anak TK dan SD turnya ke sini. Karena di sini wisatawan bisa melakukan aktivitas memberi makan hewan, serta mereka bisa bercocok tanam di sini. Nah yang membedakan Mahagangga Valley dengan tempat lain, di sini kami masih menggunakan bahan organik tanpa kimia sama sekali bahkan sampah plastik pun sangat kami minimalisir," sebutnya.

Untuk wisatawan yang berkunjung ke Mahagangga Valley, diakuinya masih didomoinasi oleh wisatawan mancanegara seperti dari Vietnam hingga Eropa.

wartawan
AGS
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.