Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Titip Proyek Pasar Ubud Gunakan Batu Bata Tulikup

Bali Tribune / RAKER - Komisi II DPRD dengan Disperindag, Dinas PUPR Gianyar perihal revitalisasi Pasar Ubud.


balitribune.co.id | Gianyar - Keluhan perajin Batu Bata di Desa Tulikup yang direspon Ketua DPRD Gianyar langsung ditindaklanjuti. Bangunan Pasar Ubud agar menonjolkan ciri khas Bali pun ditekankan. Sehingga material lokal pun terakomodir, salah satunya batu bata Tulikup.

Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPRD Gianyar dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar, Dinas PUPR Gianyar dan Unit Layanan Pengadaan (ULP), serta manajemen konsultan terkait revitalisasi Pasar Ubud. Dari paparan Disperindag Gianyar revitalisasi Pasar Ubud tersebut dikerjakan dengan anggaran Rp 75 Miliar dari DAK dan Rp 27 Miliar dari dana pendamping APBD Gianyar. Dimana Rp 27 Miliar tersebut dibagi untuk Rp 25 Miliar untuk fisik dan Rp 2 Miliar untuk perencanaan.

Komisi II DPRD Gianyar memberikan masukan dan saran agar nantinya pembangunan Pasar Ubud tetap menonjolkan desain khas Bali. Terlebih Pasar Ubud merupakan ikon Ubud sebagai destinasi wisata yang namanya sudah dikenal di seluruh Dunia. Pihaknya juga mewarning agar pembangunan Pasar Ubud menggunakan material lokal, misalnya bata Tulikup produksi masyarakat Desa Tulikup, Gianyar. "Untuk ornamen atau desain style Bali di Pasar Ubud nanti harus memakai material atau bahan lokal, misalnya menggunakan bata Tulikup," ungkap Ketua Komisi II DPRD Gianyar dari Fraksi PDIP I Wayan Suartana, Rabu (23/2/2022).

Ada banyak hal yang perlu diperjelas terkait revitalisasi Pasar Ubud mulai dari lelang dan sebagainya. Maka dari itu pihaknya mengundang instansi terkait untuk menggelar raker. Dalam raker tersebut, kata dia Disperindag Gianyar menyampaikan bahwa manajemen konsultan sudah menyerahkan hasil perencanaan dari Dinas PUPR Gianyar. "Sekarang masih proses lelang, rencananya Februari-Maret mulak pembongkaran bangunan Pasar Ubud," ungkap Suartana.

Lelang dilakukan di BPKAD Gianyar. Dan sesuai informasi yang didapatkannya jika saat ini sudah ada pemenang lelang. Untuk basemen di pasar timur, menurutnya direncanakan untuk parkir sepeda motor, sedangkan basemen pasar barat akan digunakan untuk pedagang bahan pokok dan los basah, agar nantinya pada pedagang tidak lagi berjualan diareal atas dan seluruhnya masuk ke dalam bangunan. Dan karena bangunan Pasar Ubud nantinya harus menonjolkan ornamen Bali, maka pihaknya juga menyarankan untuk menggunakan tukang lokal yang tentunya benar-benar menguasai tentang pembuatan ornamen Bali.

wartawan
ATA
Category

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Pelaku Perusakan Hutan Ditangkap Polsek Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Jajaran Polsek Kintamani  berhasil mengungkap kasus perusakan hutan di kawasan Banjar Dinas Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani. Dalam kasus ini petugas  mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial KS (62), NL (54), dan WSW (33), semuanya warga setempat

Baca Selengkapnya icon click

Sudah Tiga Bulan Ditangkap Imigrasi Malaysia, Nasib PMI Asal Bangli Belum Jelas

balitribune.co.id | Bangli - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Luh Tina Yanti (37) asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli diberitakan ditangkap pihak otoritas Malaysia. Pascaditangkap, pihak keluarga tidak bisa menghubungi Ni Luh Tina Yanti sejak tiga bulan terakhir. Diketahui jika Ni Luh Tina Yanti sampai bekerja ke Negeri Jiran ini atas ajakan rekannya berinisial S, yang sudah bertahun-tahun kerja di Malaysia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.