Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Bali, Produk Teh Serbuk Masih Potensial

Lie Joko Budiman

BALI TRIBUNE - Mobilitas masyarakat Indonesia yang tinggi dan sering terpapar radikal bebas ini membutuhkan suatu minuman yang tidak hanya memiliki kenikmatan rasa juga bermanfaat lebih, salah satunya adalah teh. Seperti diketahui bahwa teh mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas terutama teh hitam dan teh hijau. Manfaat teh hitam dan teh hijau kini bisa didapat dari Tesona, teh premium dengan ekstrak teh asli pegunungan tinggi yang merupakan perpaduan dari teh hitam dan teh hijau. Sehingga menciptakan aroma dan cita rasa yang lebih nikmat. Group Product Manager Tesona, Jane Selly mengungkapkan bahwa Tesona telah dilengkapi dengan gula alami sehingga tidak membutuhkan penambahan gula. “Tesona memiliki rasa manis yang pas dan tidak berlebihan karena tidak menggunakan pemanis buatan, tapi menggunakan gula alami berkualitas," ucapnya saat launching minuman serbuk Tesona dan Scrubber di Denpasar, Sabtu (15/12). Product Manager Scrubber, Renny Yuliani menjelaskan bahwa rutinitas kesibukan masyarakat modern, membuat konsumsi untuk kebutuhan serat harian bagi tubuh sangat kurang. Berdasarkan data Puslitbang Departemen Kesehatan Republik Indonesia, konsumsi serat sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan serat harian masyarakat Indonesia rata-rata hanya 10,5 gram per hari. Padahal, standar minimal konsumsi serat yang dianjurkan Badan POM RI yakni sebesar 30 gram.  Melihat kondisi ini, pihaknya menghadirkan minuman serbuk yang mengandung multi serat, terdiri dari serat larut dan tidak larut untuk memenuhi kebutuhan serat dan mengandung prebiotik sebagai makanan untuk bakteri baik dalam pencernaan, sehingga dapat membantu kesehatan pencernaan. “Scrubber, seperti namanya, dipersepsikan sebagai pembersih karena memiliki manfaat untuk membersihkan saluran pencernaan dan menjaga kesehatan,” terangnya. General Manager Marketing Food Enesis Group, Lie Joko Budiman berharap dua minuman tersebut dapat meramaikan pasar minuman di Bali dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. "Kami melihat pasar minuman serbuk di Indonesia, khususnya di Bali masih sangat potensial, terlebih produk ini tidak sekadar minuman serbuk biasa, tapi juga memiliki Unique Selling Point untuk kesehatan tubuh,” jelasnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.