Diageo Ajak Masyarakat Desa Nyambu Kurangi Timbulan Sampah Plastik | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 23 Oktober 2020
Diposting : 25 November 2019 13:44
Victor RK - Bali Tribune
Corporate Relations Director Diageo Indonesia, Dendy Borman (Kedua dari kiri), sedang berbincang dengan peserta lokakarya.

Balitribune.co.id | TABANAN - Perusahaan Diageo yang berlokasi di Desa Nyambu Kediri, Tabanan, aktif mendorong masyarakat desa setempat untuk mengurangi timbulan sampah plastik. Minggu (24/11/2019), diselenggarakan lokakarya untuk menggali ide dari masyarakat desa setempat mengenai cara mengurangi penggunaan sampah plastik, khususnya sekali pakai.

Lokakarya Inisiatif Bebas Plastik Nyambu ini melibatkan beberapa lembaga maupun usaha sosial yang bergerak di lingkungan, di antaranya: Yayasan Wisnu, Avani Eco, ecoBali Recycling, Kopernik, Mongabay dan PPLH Bali. Para mitra gabungan memberikan pelatihan kepada 30 orang perwakilan enam banjar di Desa Nyambu serta pemilik warung, villa dan guest house ecotourism.

Dalam lokakarya, setiap peserta yang telah dikelompokkan dan diajak untuk mengeksplorasi tantangan terbesar dalam mengurangi sampah plastik serta menggali ide untuk mengurangi sampah plastik serta manajemen sampah di rumah maupun di desa. Lokakarya dan pertukaran pengetahuan pada acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Nyambu.

"Selanjutnya, dapat menjadi aksi nyata untuk mengeliminasi penggunaan plastik sekali pakai atau yang tidak dapat terurai oleh proses biologi, yang sehari-hari sangat banyak digunakan masyarakat seperti kantong atau kresek, botol, gelas, peralatan makan dan sedotan plastik," ujar Corporate Relations Director Diageo Indonesia, Dendy Borman, di sela kegiatan lokakarya.

Dikatakan Dendy, pihaknya bisa saja datang dengan program pengentasan sampah plastik sekali pakai yang sudah ditentukan. Masyarakat tinggal menjalankan. Tapi itu dirasanya tidak akan bertahan karena dari awal tidak melibatkan masyarakat. Kesadaran yang meningkat diharapkan membangun kapasitas masyarakat Nyambu dalam merencanakan program yang akan dijalankan.

Berkaitan dengan inisiatif ini, Dendy mengatakan, pihaknya akan terus berpartisipasi aktif dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. "Bersama warga desa dan para mitra, kami ingin meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada kepedulian lingkungan hidup," ungkapnya.

Hal itu, kata dia, dilakukan dimanapun Diageo beroperasi. Lebih lanjut, Dendy menyebutkan, lokakarya di Desa Nyambu sebagai pilot project desa wisata ekologis yang bebas plastik sekali pakai. "Sebagai pilot project inisiatif ini diharapkan dapat mendorong program yang sama di desa lainnya,” imbuh Dendy yang mengatakan ini adalah sustainable CSR dari perusahaan tersebut.(*)