Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dianingsih Buka Webinar ‘ Cerdas Berdemokrasi ‘ Seri Bali

Bali Tribune/Narasumber Webinar Cerdas Berdemokrasi
balitribune.co.id | Koordinator Informasi dan Komunikasi Perencanaan dan Pemerintah , Dwi Dianingsih , S.Sos ,M.Si Mmembuka Webinar ‘Cerdas  Berdemokrasi’ seri kedua  (Bali) di  Kuta, Kamis (15/4) petang tadi.
 
Dalam sambutan dia menjelaskan,  ‘Webinar Cerdas Berdemokrasi’  bertujuan  meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang demokrasi Pancasila di  era  pandemik covid-19 dan mendorong perubahan perilaku para awak media agar positif dan penuh cinta kasih dalam pemberitaan media massa untuk kerukunan masyarakat, bangsa, dan Negara.
 
“ Kami telah mengadakan Webinar kota ini di  Malang sebelumnya  dan rencananya  akan digelar di Pekanbaru mendatang ,” kata Dianingsih
 
Dipandu  oleh Algooth Puranto, Dosen Ilmu  Komunikasi  Universitas Bakrie,  Webiner seri Bali yang  mengangkat tema ‘Jaga berita, Jaga cinta, Jaga Indonesi’  menghadirkan empat   narusumber , Prita Laura (Tenaga Ahli Madya Kedeputian Informatika  dan Komunikasi Publik Kantor Staf  Presiden), Mayong Surya Laksono (Anggota Dewan Pengawas  LKBN Antara) , Heru Margianto (Redaktur Kompas.com)  dan  Dwitri Waluyo (Redaktur Pelaksana Portal infopublik.id).
 
Tampil  sebagai pembicara  pertama Prita Laura. Mantan Presenter disalah satu Televisi swasta ini mengawali diskusi  dengan   membeberkan  tugas dan wewenang Kantor Staf Presiden (KSP).
 
Menurut dia, Webiner seperti ini  sangat penting bagi KSP,  karena bisa mendengar  langsung isu penting yang ada dimasyarakat sehingga  bisa dilakukan monitor, evaluasi  termasuk analisis data dan informasi strategis dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan.
 
Sementara itu, Dwitra Waluyo sebagai pembicara kedua  memaparkan tentang  pentingnya  Portal  Publik yang  erfungsi menyuarakan kepentingan negara dan pemerintah serta berfungsi menyerap aspirasi masyarakat secara profesional. 
 
Webinar ‘Cerdas Berdemokrasi ‘ seri Bali pun ditutupi  dengan diskusi seputar bagaimana caranya media online menayangkan sebuah atikel  terkait clickable dan clikbait termasuk  fenomena pseudo journalism  dengan nara sumber Heru Margianto.
wartawan
Hendrikus B Kleden
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.