Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Penyusup Gunakan ID Palsu Kongres PDIP

Bali Tribune/ PENYUSUP - ID seseorang yang diduga pengusup dalam Kongres V PDIP di Hotel Grand Bali Beach. (insert) KTP diduga penyusup
balitribune.co.id | Denpasar - Seorang laki-laki asal Jakarta Pusat yang diketahui bernama Silas Iskandar (51) diduga menjadi penyusup dalam arena Kongres V PDIP di Sanur, Kamis (8/8) pukul 16.35 Wita di hotel Inna Grand Bali Beach. Sayangnya pelaku langsung melarikan diri saat ketahuan menggunakan ID milik orang lain. "Menggunakan identitas palsu milik Bendahara DPC Kota Jakarta Utara atas nama Ali Pong," ungkap seorang sumber.
 
Aksi penyusup tersebut diketahui usai petugas kepolisian  menerima informasi dri panitia. Dari keterangan sumber saat itu petugas posko pengamanan Kongres PDIP yang berlokasi di ruangan Jetayu Hotel Inna Grand Bali Beach, AKP I Dewa Tagel yang menerima info tersebut. Bahwa ada seorang laki-laki yang menggunakan tanda pengenal atau ID palsu berusahanmasuk ke dalam ruangan. Saat dipergoki panitia yang bersangkutan langsung melarikan diri. Namun tas dan identitasnya tertinggal di TKP. "Identitas pelaku. KTP-nya dan sebuah handphone sudah diamankan oleh panitia. Dan akan membuat laporan ke polisi," tuturnya.
 
Sementara Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan yang dikonfirmasi wartawan mengaku belum menerima informasi tersebut. "Sebentar ya, saya cek dulu," jawabnya. (u)
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.