Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Terkena Percikan Kembang Api, Bangunan Villa Hotel Kelapa Cottage Amed Hangus Terbakar

Bali Tribune / TERBAKAR - petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap villa Hotel kelapa Cottage, Banjar Dinas Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Warga dan wisatawan asing yang tengah menanti detik-detik malam pergantian tahun dibuat panik oleh kejadian kebakaran bangunan villa di Hotel Kelapa Cottage, yang berlokasi di Banjar Dinas Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (31/12). Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berjibaku memamdamkan api bersama pegawai hotel, setelah sebelumnya berusaha mengeluarkan seluruh barang yang berada dalam bangunan villa yang di huni oleh pasangan wisatawan tersebut.

Sejumlah warga di lokasi kejadian menuturkan, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita atau satu jam jelang detik-detik pergantian tahun. Warga saat itu tiba-tiba melihat ada api menyala dan terus berkobar di bagian atap Villa Aura, di hotel tersebut. Warga pun langsung berusaha memadamkan api sebelum kemudian enam unit mobil peladam kebakaran milik Pemkab Karangasem tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api.

“Kalau kejadiannya saya tidak tahu! Saya dihubungi oleh warga dan dikatakan jika bangunan villa di Hoitel Kelapa Cottage terbakar. Nah saat itu warga sudah berusaha membantu memadamkan api. Cuman karena atapnya terbuat dari alang-alang jadi susah memadamkannya,” ujar I Komang Edi Gunawan, Kawil Banjar Dinas Amed, kepada Bali Tribune di lokasi kejadian.

Butuh waktu hingga tiga jam bagi pemadam kebakaran untuk betul-betul membuat aoi yang menghanguskan bangunan villa tersebut padam. Karena begitu api berhasil dipadamkan, tiba-tiba api kembali muncul dan membesar, sehingga pemadaman dilakukan beberapa kali hingga padam dan dilakukan pendinginan.

Sementara itu, Owner sekaligus Pengelola Hotel Kelapa Cottage, Facchini Mario Hosario, menyebutkan jika sebelum kejadian ada banyak ledakkan kembang api di luar hotel, namun demikian belum bisa dipastikan apakah kemungkinan percikan kembang api tersebut yang mengenai bagian atap villla, atau ada kemungkinan lain. “Kami melihat ada kembang api di luar hotel. Polisi sudah meminta keterangan sekuriti, jadi anda bisa tanya langsung sama polisi,” ucapnya singkat.

Sementara itu, hingga saat ini polisi dari Polsek Abang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran tersebut, namun dugaan sementara ada kemungkinan kebakaran bangunan villa tersebut akibat percikan ledakkan kembang api, dan itu pun belum bisa dipastikan karena baru sebatas dugaan. Sementara saat kejadian berlangsung, seluruh villa di hotel tersebut terisi penuh oleh tamu yang menginap, hanya saja saat kejadian kebakaran itu terjadi seluruh tamu sedang berada di beberapa tempat di sekitar obyek wisata Pantai Amed untuk merayakan malam pergantian tahun.

wartawan
AGS
Category

Fenomena Rojali dan Rohana Akibat Transformasi Online

balitribune.co.id | Mangupura - Rombongan jarang beli atau Rojali dan rombongan hanya-hanya atau Rohana menjadi istilah yang tren untuk pengunjung mal/pusat perbelanjaan ditengah mencuatnya isu pelemahan daya beli. Menurut Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, fenomena Rojali dan Rohana di mal tersebut merupakan cerminan gaya belanja era online. 

Baca Selengkapnya icon click

Raih Gelar Doktor Hukum, Purnamawati Minta Tanah Adat Disertifikatkan

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Warmadewa melahirkan Doktornya yang ke 20. Adalah Ni Luh Gede Purnamawati setelah ujian sidang terbuka disertasinya dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan pada Jumat, 1 Agustus 2025. Dalam disertasinyanya, sang Notaris ini memilih judul "Penyelesaian Sengketa Tanah Adat yang Dimanfaatkan Untuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Provinsi Bali".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jejak Hijau Mahasiswa PNB di Desa Jagapati: Ketika Ilmu, Inovasi, dan Cinta Lingkungan Menyatu dalam KKN-PPM 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Di sebuah pagi yang tenang di Desa Jagapati, aroma tanah basah menyambut mentari yang perlahan muncul di balik pepohonan. Di antara alunan suara burung dan deru angin persawahan, tampak sekelompok anak muda berseragam almamater berwarna krem mulai beraktivitas. Bukan untuk berlibur, bukan pula untuk sekadar menyepi dari hiruk pikuk perkuliahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.