Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Terpeleset, Bule Amrik Tewas Nyandar di Villa

Bali Tribune/ Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (2/9).


balitribune.co.id | Gianyar  - Suasana Villa Purnama Spa, di Banjar Bangkiang Sidem,  Desa Keliki, Tegallalang, Kamis (2/9) pagi tiba-tiba tegang.  Menyusul  meninggalnya Metthew Charles (63)  wisatawan yang menginap di salah satu villa dalam posisi duduk  menyandar di dapur.
 
 Dugaan sementara korban yang asal Amerika itu, tewas setelah terpeleset dan bagian kepala belakangnya terbentur keras.
 
Dari keterangan yang dihimpun,  korban pertama kali ditemukan oleh Ni Made Asa (42), salah seorang karyawan villa. Saat itu, sekitar Pukul 09.00 Wita, Asa sedang melaksanakan tugas rutinnya, mulai dari membersihkan kebun hingga ke dalam ruangan.  
 
Namun saat beranjak ke dalam  ruangan villa, Asa terkaget melihat korban yang posisinya duduk lemas dan nyandar di bagian dapur. Karena tidak ada gerakan pada tubuh korban, Asa pun  memanggil rekan kerjanya Ni Luh Aryawati. 
 
 Saya tak berani menghampirinya, makanya saya panggil teman," ungkap Asa kehadapan petugas.
 
Sementara Ni Luh Aryawati menyebutkan dirinya sedang sembahyang tak jauh dari kamar korban. Usai sembahyang dirinya sempat mendengar di dalam ruangan korban yang sepertinya sedang memasang gas elpiji. Setelah itu dirinya mendengar ada suara benda terjatuh dari ruangan korban. 
 
“Beberapa menit kemudian datang temannya Asa yang melihat korban. Saya takut menghampiri lalu saya memberitahu suami untuk melapor ke Polisi," terangnya.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita membenarkan temuan warga asing yang dalam keadaan meninggal dunia tersebut.  Atas laporan yang diterima, pihaknya sudah langsung menurunkan personil ke TKP serta  melibatkan bidan desa setempat untuk melakukan pemeriksaan kondisi korban. 
 
"Kami sudah memintai sejumlah keterangan  saksi. Dari pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Hanya saja di bagian lehernya  dan bagian belakang kepala ditemukan ada memar," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, untuk memastikan penyebab kematiannya, jenasah korban pun langsung dievakuasi menuju RSUP Sanglah Denpasar untuk proses otopsi.  "Kami masih berkoordinasi dengan konsulat  USA serta mencoba menghubungi keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya. 
wartawan
ATA
Category

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Perindustrian Dukung Bali Fashion Network® 2026: Sinergi Pemerintah dan Industri Kreatif untuk Masa Depan Fashion di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Menjelang penyelenggaraan Bali Fashion Network® (BFN) 2026 pada 18 Oktober mendatang di International Conference Center (ICC) Bali, dukungan terhadap industri fashion berkelanjutan semakin menguat.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju Harmonisasi, Masyarakat Adat Ungasan Minta Akses Jalan di Belakang GWK Tetap Dibuka untuk Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik pagar beton pembatas di kawasan Banjar Giri Dharma, Desa Adat Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, kembali bergulir. Pagar yang berdiri di sekitar kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) itu dinilai menutup akses jalan warga menuju permukiman dan sekolah. Menyikapi hal tersebut, masyarakat adat menggelar pertemuan di Pura Dalem Desa Adat Ungasan, Sabtu (12/10) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.